Partai Baru Jepang Ini Apakah Anti-Islam? Mengenal Sanseito dan Kontroversinya
, sejumlah kebijakan dan pernyataan Sanseito dinilai mencerminkan sikap sangat berhati-hati terhadap orang asing
"Kebangkitan Sanseito mencerminkan tren global yang lebih luas dalam populisme dan ketidakpuasan masyarakat khususnya kalangan muda di Jepang atas politik saat ini."
Kimura Sota, Ahli Konstitusi, Profesor di Universitas Metropolitan Tokyo mengritik keras rancangan Konstitusi Jepang Baru yang diajukan oleh Sanseito, menyebutnya seperti dokumen misterius.
Ia menunjukkan bahwa rancangan tersebut tidak memiliki peran asli konstitusi untuk melindungi hak asasi manusia dan mengendalikan kekuasaan.
Sedangkan seorang seniman dan peneliti Jepang, Kinebuchi Takeshi menyatakan, banyak pernyataan Kamiya membuatnya tidak layak menjadi politisi.
Takeshi mengkritik kurangnya tanggung jawabnya dalam berbicara dan kemampuannya untuk melakukan revisi.
Ia juga menunjukkan bahwa pernyataan-pernyataan Kamiya, seperti menghidupkan kembali sistem selir dan tidak ada pembantaian warga sipil selama Pertempuran Okinawa," merupakan revisionis sejarah.
Sistim selir yang diusulkan Kamiya untuk mempertahankan garis keturunan laki-laki kekaisaran. Usulan ini banyak dikritik karena dianggap regresif dan tidak sejalan dengan nilai-nilai modern.
Diskusi mengenai Sanseito menarik dilakukan Pencinta Jepang. Gabung gratis kirimkan email dengan menuliskan nama lengkap alamat dan nomor whatsapp ke tkyjepang@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ketua-partai-Sanseito111.jpg)