Selasa, 5 Mei 2026

Partai Baru Jepang Ini Apakah Anti-Islam? Mengenal Sanseito dan Kontroversinya

, sejumlah kebijakan dan pernyataan Sanseito dinilai mencerminkan sikap sangat berhati-hati terhadap orang asing

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Richard Susilo
PARTAI SANSEITO - Ketua Partai Sanseito, Sohei Kamiya. Pria kelahiran Kota Takahama, Distrik Oi, Prefektur Fuku Jepang tanggal 12 Oktober 1977 dikenal karena pidato-pidatonya yang provokatif dan pesan-pesannya yang sarat konspirasi 

"Kebangkitan Sanseito mencerminkan tren global yang lebih luas dalam populisme dan ketidakpuasan masyarakat khususnya kalangan muda di Jepang atas politik  saat ini."

Kimura Sota, Ahli Konstitusi, Profesor di Universitas Metropolitan Tokyo mengritik keras rancangan Konstitusi Jepang Baru yang diajukan oleh Sanseito, menyebutnya seperti dokumen misterius.

Ia menunjukkan bahwa rancangan tersebut tidak memiliki peran asli konstitusi untuk melindungi hak asasi manusia dan mengendalikan kekuasaan.

Sedangkan seorang seniman dan peneliti Jepang,  Kinebuchi Takeshi  menyatakan, banyak pernyataan Kamiya membuatnya tidak layak menjadi politisi.

Takeshi  mengkritik kurangnya tanggung jawabnya dalam berbicara dan kemampuannya untuk melakukan revisi.

Ia juga menunjukkan bahwa pernyataan-pernyataan Kamiya, seperti menghidupkan kembali sistem selir dan tidak ada pembantaian warga sipil selama Pertempuran Okinawa," merupakan revisionis sejarah.

Sistim selir yang diusulkan Kamiya untuk mempertahankan garis keturunan laki-laki kekaisaran. Usulan ini banyak dikritik karena dianggap regresif dan tidak sejalan dengan nilai-nilai modern.

Diskusi mengenai Sanseito menarik dilakukan Pencinta Jepang. Gabung gratis kirimkan email dengan menuliskan nama lengkap alamat dan nomor whatsapp ke tkyjepang@gmail.com

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved