Minggu, 17 Mei 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Warga Terjebak di Perbatasan Thailand–Kamboja, Tidur di Toko dan Gagal Pulang

Penutupan mendadak tujuh titik perbatasan Thailand–Kamboja membuat ratusan warga sipil terlantar. Ada yang tidur di toko

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abdul Qodir
Tangkap layar lembaga penyiaran Thailand TBPS
KONFLIK THAILAND KAMBOJA - Sejumlah warga Thailand berlindung di bunker seadanya sesaat militer Kamboja melakukan serangan di perbatasan kedua negara pada Kamis (24/7/2025).  

Berikut kronologi lengkapnya:

  • 1907 – Peta Kolonial Prancis Menjadi Sumber Sengketa Penetapan batas wilayah oleh Prancis saat Kamboja masih menjadi koloni meninggalkan celah interpretasi. Thailand dan Kamboja saling klaim atas wilayah sepanjang 817 km perbatasan darat.
  • 1962 – Putusan ICJ: Preah Vihear Milik Kamboja Mahkamah Internasional menetapkan Kuil Preah Vihear milik Kamboja. Namun Thailand menolak klaim atas wilayah sekitarnya, memicu ketegangan yang terus berulang.
  • 2008–2011 – UNESCO dan Bentrokan Berdarah Kamboja mendaftarkan Preah Vihear sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Thailand memprotes keras, terjadi bentrokan yang menewaskan puluhan orang. ICJ memerintahkan zona demiliterisasi, tapi tidak menyelesaikan sengketa wilayah.
  • Mei 2025 – Tentara Kamboja Tewas, Ketegangan Memuncak Bentrokan di wilayah sengketa menewaskan satu tentara Kamboja. Kamboja menuduh Thailand melanggar perjanjian patroli, Thailand menyebut insiden sebagai provokasi.
  • 15 Juni 2025 – Bocoran Rekaman Paetongtarn–Hun Sen Rekaman percakapan antara PM Thailand Paetongtarn Shinawatra dan mantan PM Kamboja Hun Sen bocor ke publik. Kritik terhadap militer Thailand memicu krisis politik dan skorsing Paetongtarn oleh Mahkamah Konstitusi.
  • 23 Juli 2025 – Ledakan Ranjau di Ubon Ratchathani Lima tentara Thailand terluka akibat ledakan ranjau. Thailand menuding Kamboja menanam ranjau, Kamboja menyebut itu sisa perang lama. Thailand meluncurkan operasi militer Chakraphong Phuwanat.
  • 24 Juli 2025, Pukul 07.35 – Drone Kamboja Terdeteksi Militer Thailand mendengar suara drone Kamboja di atas Candi Ta Muen. Enam tentara Kamboja bersenjata lengkap mendekati pagar kawat berduri di depan pangkalan Thailand.
  •  24 Juli 2025, Pukul 08.20 – Tembakan Pertama Pecah Pasukan Kamboja melepaskan tembakan ke arah pangkalan Thailand. Bentrokan meluas ke Ta Krabey dan Phnom Khmao.
  • 24 Juli 2025, Siang – Roket BM-21 Hantam Kap Choeng Dua roket Kamboja menghantam Distrik Kap Choeng, Surin. Sembilan warga sipil tewas, termasuk seorang anak. Thailand membalas dengan serangan udara menggunakan jet tempur F-16 ke posisi militer Kamboja di Preah Vihear.
  • 24 Juli 2025, Sore – Penutupan Perbatasan dan Krisis Diplomatik Thailand menutup tujuh titik perbatasan, menarik duta besarnya dari Phnom Penh, dan mengusir duta besar Kamboja. Kamboja membalas dengan serangan artileri dan meminta sidang darurat Dewan Keamanan PBB.

Mereka yang Tertinggal

Di tengah dentuman senjata dan silang diplomasi, suara warga sipil yang terjebak di perbatasan menjadi gema paling sunyi dari perang yang tak mereka pilih.

Mereka bukan tentara, bukan pejabat, hanya orang-orang biasa yang ingin pulang, bekerja, atau sekadar memeluk anaknya. Ketika batas negara berubah menjadi dinding ketakutan, dunia seharusnya tidak hanya melihat peta, tapi juga wajah-wajah yang tertinggal di baliknya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved