Donald Trump Pimpin Amerika Serikat
Trump Usulkan Stephen Miran Jadi Penasihat Ekonomi Dewan Gubernur The Fed
Trump mencalonkan loyalisnya, Stephen Miran, untuk kursi Dewan Gubernur The Fed, menggantikan Adriana Kugler yang mundur lebih awal.
Ia telah mengambil berbagai kebijakan moneter penting, termasuk menaikkan dan menurunkan suku bunga untuk menjaga stabilitas ekonomi AS.
Sementara Stephen Miran Miran adalah pendukung kebijakan tarif dan pemotongan pajak Trump. Ia menepis kekhawatiran bahwa tarif akan memicu inflasi.
Ia juga menilai dolar AS terlalu kuat, yang menurutnya menyulitkan perdagangan Amerika di pasar global.
The Washington Post pun melaporkan, Gedung Putih tetap mencari kandidat jangka panjang untuk kursi Gubernur The Fed yang masa jabatannya dimulai 1 Februari 2026 dan berlaku selama 14 tahun.
Demokrat Kritik Penunjukkan Miran
Pencalonan Stephen Miran Miran rupanya menuai kritik dari kubu Demokrat.
Senator Elizabeth Warren, anggota senior Komite Perbankan Senat, menyebut Miran “loyalis Trump” dan “arsitek utama kebijakan tarif yang merugikan rakyat Amerika”.
Warren berjanji akan mengajukan pertanyaan ketat dalam proses uji kelayakan di Senat.
Proses konfirmasi di Senat mencakup sidang di hadapan Komite Perbankan, pemungutan suara di panel tersebut, lalu pemungutan suara di sidang paripurna.
Baca juga: Kena Tarif Impor Trump 50 Persen, Presiden Brasil Da Silva Langsung Telepon PM India
Senat sendiri sedang reses hingga 2 September. Reses adalah kegiatan anggota dewan di luar masa sidang untuk bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Reses merupakan bagian dari tugas senator untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Hanya ada empat pertemuan kebijakan Fed tersisa sebelum masa jabatan sementara Miran berakhir, termasuk pertemuan 16–17 September.
Financial Times mencatat bahwa Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25–4,5 persen pada pertemuan Juli lalu, dengan Powell menyebut kekhawatiran inflasi dan potensi dampak tarif Trump sebagai alasan.
Trump masih mempertimbangkan beberapa nama untuk posisi Ketua Fed permanen, termasuk Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, mantan Gubernur Fed Kevin Warsh, dan Gubernur Fed saat ini Christopher Waller.
Jika Miran lolos konfirmasi, penunjukan ini dapat memberi Trump jalur lebih langsung untuk mendorong kebijakan moneter longgar — meski di sisi lain, pasar dan pengamat akan menguji sejauh mana independensi The Fed bisa bertahan di bawah pengaruh politik Gedung Putih.
(Tribunnews.com/ Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KEBIJAKAN-TRUMP-the-fed-trump-miran.jpg)