Rabu, 13 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Ketegangan Meningkat: Israel Cegat Rudal yang Diluncurkan dari Yaman

Militer Israel mencegat rudal dari Yaman, diduga diluncurkan oleh Houthi sebagai respons atas serangan Israel di Gaza.

Tayang:
khaberni/tangkap layar
RUDAL BALISTIK - Tangkap layar Khaerni, Selasa (25/3/2025) menunjukkan peluncurkan rudal balistik kelompok Houthi dari Yaman yang menargetkan Tel Aviv, Israel. Militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari wilayah Yaman pada Kamis (14/8/2925) dini hari. 

TRIBUNNEWS.COM - Militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari wilayah Yaman pada Kamis (14/8/2925) dini hari.

Yaman, secara resmi bernama Republik Yaman (Al-Jumhūrīyah al-Yamanīyah), adalah negara yang terletak di bagian paling selatan Jazirah Arab, berbatasan dengan Laut Merah, Teluk Aden, Oman, dan Arab Saudi.

Negara ini merupakan satu-satunya republik di kawasan yang didominasi oleh monarki.

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, Yaman memiliki luas sekitar 528.000 kilometer dan populasi lebih dari 30 juta jiwa.

Ibu kota politiknya adalah Sanaa, sementara Aden berfungsi sebagai pusat ekonomi. Bahasa resmi adalah Arab dan sistem pemerintahannya berbentuk republik konstitusional.

Rudal tersebut dicegat oleh Angkatan Udara Israel (IAF) sebelum mencapai wilayah sasaran.

Angkatan Udara Israel (IAF) adalah cabang udara dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF), didirikan pada 28 Mei 1948.

IAF bermarkas di HaKirya, Tel Aviv, IAF memiliki sekitar 684 pesawat dan lebih dari 34.000 personel aktif

Pengumuman resmi disampaikan melalui kanal Telegram militer Israel pada pukul 01.25 GMT.

“Beberapa waktu lalu, sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman dicegat oleh IAF,” tulis pernyataan tersebut.

Militer juga menambahkan bahwa “tidak ada sirene yang dibunyikan sesuai dengan protokol”, menandakan bahwa rudal tersebut tidak sempat menimbulkan ancaman langsung terhadap warga sipil.

Baca juga: Angkatan Bersenjata Yaman Melancarkan Serangan Lima Drone ke Lokasi-lokasi Ini di Israel

Meski tidak ada pihak yang langsung mengklaim bertanggung jawab atas peluncuran rudal tersebut, kelompok Houthi yang didukung Iran telah berulang kali melancarkan serangan ke Israel sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023.

Serangan tersebut disebut sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina, khususnya terhadap Hamas.

Kelompok Houthi sempat menghentikan serangan mereka selama gencatan senjata dua bulan di Gaza yang berakhir pada Maret 2025.

Namun, mereka kembali meluncurkan rudal dan drone setelah Israel melanjutkan operasi militer besar-besaran di wilayah tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved