Kabar Sleeping Princess Thailand, Kerajaan: Putri Bajrakitiyabha Masih Koma, Derita Infeksi Darah
Istana Thailand umumkan Putri Bajrakitiyabha masih koma 3 tahun, alami infeksi darah parah dan dirawat intensif di Bangkok
TRIBUNNEWS.COM - Keluarga kerajaan Thailand merilis pembaruan langka mengenai kondisi Putri Bajrakitiyabha Mahidol, yang telah koma sejak Desember 2022.
Ia dijuluki “Sleeping Princess” oleh media internasional lantaran kondisinya belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Kerajaan Thailand, secara resmi dikenal sebagai Ratcha Anachak Thai adalah sebuah monarki konstitusional yang telah berdiri selama berabad-abad dan menjadi salah satu kerajaan tertua yang masih bertahan di dunia modern.
Thailand sebelumnya dikenal sebagai Siam hingga tahun 1939, dan kembali menggunakan nama Thailand secara resmi sejak 1949.
Meski tidak memegang kekuasaan eksekutif langsung, Raja Thailand memiliki peran simbolik dan spiritual yang sangat kuat.
Ia dianggap sebagai pelindung agama Buddha dan pemersatu bangsa.
Tradisi kerajaan, upacara, dan simbol-simbol monarki masih sangat dihormati oleh masyarakat Thailand.
Dalam pernyataan resmi pada Jumat (15/8/2025) lalu, Istana mengungkap bahwa sang putri mengalami infeksi parah dalam aliran darah dan masih bergantung pada alat bantu kehidupan.
Infeksi parah dalam aliran darah, secara medis dikenal sebagai sepsis atau infeksi aliran darah, adalah kondisi serius ketika bakteri atau jamur masuk ke dalam sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan organ, tekanan darah menurun drastis, dan bahkan kematian
Putri Bajrakitiyabha (46) pingsan saat melatih anjingnya di Nakhon Ratchasima dan sejak itu dirawat intensif di Rumah Sakit Palang Merah Chulalongkorn, Bangkok.
Nakhon Ratchasima, yang sering disebut Korat, adalah kota terbesar di Thailand Timur Laut dan kota terbesar ketiga di negara itu.
Baca juga: Thailand Tawarkan Penerbangan Gratis untuk 200 Ribu Wisatawan Mancanegara
Terletak sekitar 250 kilometer di timur laut Bangkok, kota ini berfungsi sebagai pintu gerbang utama ke wilayah Isan.
Dengan populasi lebih dari 466.000 jiwa, Korat merupakan pusat perkotaan yang dinamis dengan perpaduan kedalaman sejarah dan perkembangan modern.
Korat dikenal karena warisan budayanya yang kaya, termasuk Monumen Thao Suranari yang ikonik, pasar-pasar yang ramai, serta kedekatannya dengan objek wisata alam seperti Taman Nasional Khao Yai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/putri-thailand-bajrakitiyabha-mahidol.jpg)