Sabtu, 11 April 2026
Deutsche Welle

Putin Umumkan Gencatan Senjata di Ukraina saat Paskah Ortodoks

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata di Ukraina selama libur Paskah Ortodoks. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy…

Deutsche Welle
Putin Umumkan Gencatan Senjata di Ukraina saat Paskah Ortodoks 

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (09/04) mengumumkan gencatan senjata dalam perang di Ukraina saat libur Paskah Ortodoks, demikian disampaikan Kremlin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya, awal pekan ini, menyerukan gencatan senjata selama Paskah. Putin juga pernah mengumumkan gencatan senjata serupa pada Paskah tahun lalu, tetapi saat itu kedua pihak saling menuduh adanya pelanggaran.

Setelah pengumuman dari Putin, Zelenskyy mengatakan Ukraina akan "bertindak sesuai.” Umat Kristen Ortodoks dijadwalkan merayakan Paskah pada 12 April 2026.

Apa kata Kremlin tentang gencatan senjata Paskah?

"Gencatan senjata diumumkan mulai pukul 16.00 (13.00 GMT) pada 11 April hingga akhir hari pada 12 April 2026,” kata Kremlin dalam pernyataannya, yang disampaikan oleh Putin "sehubungan dengan semakin dekatnya hari raya Ortodoks Paskah.”

Staf umum Rusia "telah diperintahkan untuk menghentikan operasi tempur di segala penjuru selama periode ini,” kata Kremlin, seraya menambahkan bahwa pasukan siap untuk "menanggapi setiap kemungkinan provokasi dari pihak musuh.”

Zelenskyy menanggapi pengumuman Kremlin tersebut dengan menulis di X bahwa Kyiv "telah berulang kali menyatakan bahwa kami siap mengambil langkah-langkah yang bersifat simetris.”

"Rakyat membutuhkan Paskah yang bebas dari ancaman dan adanya langkah nyata menuju perdamaian, dan Rusia juga memiliki kesempatan untuk tidak kembali melakukan serangan setelah Paskah,” tulis Zelenskyy.

Moskow selama ini terus menolak usulan gencatan senjata yang lebih panjang dari Kyiv maupun Washington. Sebaliknya, Rusia menyerukan pengakhiran permanen atas perang skala penuh di Ukraina yang dimulai pada Februari 2022.

Upaya untuk mengakhiri perang, yang kini telah memasuki tahun kelima, sejauh ini belum membuahkan hasil. Rusia menuntut konsesi wilayah dan politik yang telah ditegaskan Zelenskyy tidak akan ia terima.

Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Trump telah berupaya menjadi mediator, tetapi dalam beberapa bulan terakhir perhatiannya beralih ke perang Amerika dengan Iran.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Hani Anggraini

Editor: Ayu Purwaningsih

Sumber: Deutsche Welle
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved