Selasa, 5 Mei 2026

Apa itu hantavirus yang mewabah di sebuah kapal pesiar?

Sebanyak tiga orang telah meninggal dunia setelah diduga terdampak wabah hantavirus di sebuah kapal pesiar yang berlayar di Samudra…

Tayang:
BBC Indonesia
Apa itu hantavirus yang mewabah di sebuah kapal pesiar? 

Sebanyak tiga orang telah meninggal dunia setelah diduga terdampak wabah hantavirus di sebuah kapal pesiar yang berlayar di Samudra Atlantik, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Satu kasus hantavirus telah dikonfirmasi dan lima kasus dugaan lainnya masih diselidiki, kata WHO.

WHO mengatakan kepada BBC bahwa "penyelidikan terperinci" terhadap dugaan kasus hantavirus tersebut "sedang berlangsung, termasuk pengujian laboratorium lanjutan".

Wabah itu dilaporkan terjadi di dalam kapal pesiar MV Hondius, yang sedang berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde.

Berikut ini hal-hal yang kami ketahui tentang hantavirus.

Apa itu hantavirus?

Hantavirus merujuk pada virus yang dibawa hewan pengerat dan ditularkan kepada manusia melalui partikel udara. Virus itu utamanya berasal dari kotoran hewan pengerat yang telah mengering.

Penularan biasanya terjadi ketika virus dari urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat beredar melalui udara, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Meski jarang, virus ini juga dapat menyebar melalui gigitan atau cakaran hewan pengerat.

Virus tersebut dapat menyebabkan dua penyakit serius.

Yang pertama, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Penyakit ini sering kali dimulai dengan kelelahan, demam, dan nyeri otot. Kemudian sakit kepala, pusing, menggigil, serta gangguan pada perut.

Jika gejala pernapasan berkembang, tingkat kematiannya sekitar 38%, menurut CDC.

Penyakit kedua, Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), lebih parah dan menyerang ginjal.

Gejala lanjutan dapat meliputi tekanan darah rendah, perdarahan internal, dan gagal ginjal akut.

Berapa banyak kasus hantavirus yang dilaporkan secara global?

Diperkirakan terdapat 150.000 kasus HFRS di seluruh dunia setiap tahun, terutama di Eropa dan Asia, menurut sebuah laporan dari National Institutes of Health.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved