Kamis, 21 Mei 2026
Deutsche Welle

Merz Isyaratkan Kembalinya Energi Batu Bara di Jerman

Untuk menyiasati lonjakan harga global, Kanselir Jerman Friedrich Merz mempertimbangkan kembalinya energi batu bara. Namun bagi kalangan…

Tayang:
Deutsche Welle
Merz Isyaratkan Kembalinya Energi Batu Bara di Jerman 

Meski demikian, pemerintah tetap cenderung mengambil pendekatan lebih hati-hati terhadap percepatan transisi energi. Menteri Ekonomi Katherina Reiche berencana membangun lebih banyak pembangkit listrik tenaga gas dibandingkan rencana pemerintahan sebelumnya.

Pemerintahan terdahulu—koalisi Partai Sosial Demokrat, Partai Hijau, dan Partai Demokrat Liberal—pernah menetapkan bahwa sistem pemanas baru di rumah tangga harus menggunakan porsi besar energi terbarukan. Kebijakan itu secara praktis mendorong pemasangan massal pompa panas yang ramah iklim, tetapi relatif mahal. Aturan tersebut memicu perdebatan sengit di seluruh negeri, dan kini telah dicabut oleh pemerintah yang baru.

Target iklim terancam meleset

Pendekatan yang lebih hati-hati ini juga memicu kekhawatiran Dewan Iklim Jerman, badan independen yang beranggotakan lima pakar dan bertugas memberi nasihat kepada pemerintah.

Dalam laporan awal pekan ini, dewan tersebut memperingatkan bahwa Jerman berisiko gagal mencapai target iklim untuk 2030 maupun 2040. Salah satu penyebabnya adalah perubahan dalam undang-undang sistem pemanas.

Pemerintah menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca sekitar 65 persen pada 2030 dan 88 persen pada 2040. Hingga saat ini, penurunan emisi baru mencapai sekitar 48 persen.

Artikel ini pertama kali terbit dalam Bahasa Jerman
Diadaptasi oleh Rizki Nugraha
Editor: Ayu Purwaningsih

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved