Kisah seorang apoteker yang tidak sengaja menciptakan korek api modern
Pada 1826, apoteker Inggris bernama John Walker secara tidak sengaja menemukan korek api gesek pertama dengan menggesekkan campuran…
Meski demikian, penemuan lain, yakni pemantik rokok, menyebabkan keuntungan korek api menurun signifikan.
"Bisnis ini menyusut selama bertahun-tahun," kata Judd. "Sejumlah perusahaan menghilang."
Meski begitu, korek api tetap umum digunakan secara luas. Selain menjadi barang penting, kini juga menjadi aksesori mode, kata Middleton, dengan kemasan khusus yang dijual hingga US$250.
Namun penciptanya tetap kurang dikenal. Baik Middleton maupun Judd sepakat bahwa setelah 200 tahun, Walker layak mendapat pengakuan lebih besar.
"Walker adalah sosok dalam sejarah yang tidak ingin mengejar penemuannya," kata Judd.
"Seandainya ia melakukannya, ia bisa menjadi terkenal."
Warga Stockton punya pandangan yang sama.
Banyak yang berharap perayaan 200 tahun korek api modern—yang dimulai pada 29 Mei, hari kelahiran Walker—akhirnya memberikan penghargaan yang layak bagi penemu yang luar biasa ini.
"Kami berharap melalui berbagai acara tahun ini dan tahun depan, lebih banyak orang akan mengetahui perannya dalam mengembangkan korek api sehari-hari yang kita kenal sekarang," kata pemimpin dewan kota, Lisa Evans.
"Penemuan korek gesek memungkinkan api dibuat seketika, dengan sedikit usaha.
"Penggunaan korek api membuat tugas sehari-hari di lingkungan industri maupun rumah tangga menjadi jauh lebih mudah dan cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BBC-Indonesia0b7dddf0-5385-11f1-b17f-2b9f9e9ed95d.jpg.jpg)