Sabtu, 13 Juni 2026
Deutsche Welle

Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Bisa Diteken Pekan Ini

Trump menyebut kesepakatan AS-Iran bisa diteken akhir pekan. Namun, Teheran belum mengambil keputusan final.

Tayang:
Deutsche Welle
Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Bisa Diteken Pekan Ini 

Presiden Donald Trump menyatakan optimistis bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran akan mencapai kesepakatan kerangka kerja yang mungkin dapat ditandatangani pada akhir pekan ini. Namun, Teheran membantah bahwa ada kesepakatan yang telah difinalisasi.

"Kami baru saja mencapai penyelesaian besar atas perang dengan Iran," kata Donald Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada Kamis (11/06). Dia menambahkan bahwa sejumlah dokumen sedang disiapkan dan dapat segera ditandatangani. Trump mengatakan Eropa dapat menjadi tuan rumah upacara penandatanganan tersebut, tetapi tidak menyebut negara atau lokasi secara spesifik.

Dia mengatakan dirinya tidak akan dapat menghadiri penandatanganan tersebut, tetapi Wakil Presiden JD Vance bisa hadir mewakilinya.

Ketika ditanya apakah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah menyetujui kesepakatan tersebut, Trump mengatakan bahwa itu yang dipahaminya.

Kantor berita Fars, mengutip sumber yang terkait dengan tim perunding Teheran, mengatakan bahwa belum ada teks final yang disepakati. Para pejabat senior Iran juga belum memberikan komentar secara terbuka terkait pernyataan Trump.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan Teheran "belum mencapai kesimpulan akhir mengenai kesepakatan tersebut."

Dia menambahkan bahwa "sebagian besar teks kesepakatan sebenarnya telah difinalisasi, tetapi masalah muncul ketika pihak Amerika Serikat mengajukan tuntutan baru dan mengubah posisinya."

Menurut Baghaei, Iran juga tidak akan berkompromi terhadap "garis merah" yang telah ditetapkan.

Trump berulang kali menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat. Namun, perundingan sebelumnya beberapa kali mengalami kebuntuan. Kantor berita Tasnim mencatat Trump telah mengumumkan bahwa kesepakatan sudah dekat sebanyak 38 kali dalam dua bulan terakhir.

Trump: Kesepakatan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz

Menurut Trump, rancangan kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz secara segera, serta berakhirnya blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Namun, dalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan pembatasan AS terhadap pelayaran dan pelabuhan Iran akan tetap berlaku hingga kesepakatan final tercapai.

Amerika Serikat memberlakukan langkah-langkah tersebut sebagai respons atas apa yang disebut Washington sebagai blokade de facto Iran terhadap Selat Hormuz, jalur penting perdagangan minyak, gas, dan pupuk dunia.

Namun, ketegangan di jalur pelayaran tersebut masih berlanjut. Seorang pejabat AS mengatakan pasukan Amerika menembak jatuh dua drone serang Iran setelah Teheran berupaya menyerang kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Melalui Truth Social, Trump memperingatkan bahwa pasukan AS dapat mengambil alih Pulau Kharg, lokasi terminal ekspor minyak utama Iran, dan memperoleh "kendali penuh" atas pasar minyak dan gas negara tersebut.

Sebelumnya, Trump membatalkan rencana serangan militer baru terhadap Iran yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/06) malam. Dia mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran "telah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan telah disetujui."

Israel: Trump berikan jaminan keamanan terkait kesepakatan

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved