Politik Thailand Memanas, Eks PM Thaksin Shinawatra Kabur ke Luar Negeri Setelah Anaknya Digulingkan
Politik Thailand memanas jelang pemungutan suara parlemen untuk memilih perdana menteri berikutnya.
TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Politik Thailand memanas jelang pemungutan suara parlemen untuk memilih perdana menteri berikutnya.
Di tengah situasi itu, Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, kabur ke luar negeri meninggalkan negaranya kemarin, Kamis (4/9/2025).
Thaksin terbang dari bandara Don Mueang Bangkok pukul 19.17 waktu setempat dengan jet pribadi.
Pihak berwenang tidak memiliki perintah pengadilan yang melarangnya meninggalkan negara itu, kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Pesawat bernomor T7GTS yang ditumpangi Thaksin awalnya terlihat terbang menuju Singapura tetapi kemudian melintasi Malaysia.
Namun tiba-tiba pesawat itu melakukan sejumlah putaran di Laut Andaman sebelum menuju lebih jauh ke barat, menurut pelacak penerbangan daring.
Dia kemungkinan menuju Dubai.
Pengacara Thaksin, Winyat Chatmontree, mengatakan kepada Reuters tidak mengetahui Thaksin meninggalkan negara itu.
Thaksin yang dikenal juga sebagai salah satu orang terkaya di Thailand ini kabur saat pemerintahan koalisi partai berkuasa Pheu Thai yang didirikannya sedang dalam kekacauan.
Partainya menghadapi tantangan besar dari partai saingan menjelang pemungutan suara pemilihan perdana menteri hari ini.
Analis menduga partainya akan kalah dalam pemungutan suara di parlemen.
Selasa minggu depan, Mahkamah Agung Thailand juga akan memutuskan kasus yang melibatkan Thaksin yang berpotensi membuatnya menjalani hukuman penjara.
Thaksin sebelumnya pernah mengungsi di luar Thailand selama 15 tahun dan kembali tahun 2023 dengan menghabiskan waktu berbulan-bulan di rumah sakit karena alasan medis.
Anaknya baru saja dipecat
Thaksin, 76, orang di belakang partai yang berkuasa saat ini Pheu Thai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/thaksin-shinawatra_20170111_142000.jpg)