Sabtu, 18 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Netanyahu Dikeroyok Negara Arab, Terancam Kena Sanksi Ekonomi hingga Putus Diplomasi

Negara Arab dan Muslim bersiap mengambil sikap keras terhadap Israel setelah serangan mematikan yang menargetkan pejabat Hamas di Doha pekan lalu.

Facebook Perdana Menteri Israel
NETANYAHU BERPIDATO - Foto ini diambil dari Facebook Perdana Menteri Israel memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dalam konferensi pers pada hari Minggu (10/8/2025). Negara Arab dan Muslim bersiap mengambil sikap keras terhadap PM Israel Benyamin Netanyahu setelah serangan mematikan yang menargetkan pejabat Hamas di Doha pekan lalu. 

Negara-negara Arab dan Muslim mendorong penggunaan jalur hukum, baik melalui Mahkamah Internasional (ICJ) maupun Mahkamah Pidana Internasional (ICC), untuk menuntut pertanggungjawaban atas dugaan kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga Palestina.

Tidak berhenti di situ, para pemimpin juga mendesak dilakukannya koordinasi internasional untuk menangguhkan keanggotaan Israel di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Meski langkah ini dipandang sulit terealisasi tanpa dukungan negara-negara Barat, desakan tersebut menunjukkan tingkat keseriusan negara Arab dan Muslim dalam menekan Israel melalui forum multilateral.

Dengan langkah-langkah ini, negara-negara Arab berharap bisa menambah tekanan internasional terhadap Israel.

Solidaritas yang ditunjukkan dalam KTT Doha menjadi sinyal bahwa agresi militer Tel Aviv tidak hanya memperburuk krisis Gaza, tetapi juga membuka potensi isolasi diplomatik dan ekonomi yang lebih luas di dunia Arab dan Islam.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved