Selasa, 28 April 2026

Balasan Menohok Prabowo ke Trump seusai Sebut PBB 'Macan Kertas'

Prabowo membalas sindiran Trump yang menyebut PBB cuma 'macan kertas' dan tidak bisa menyelesaikan konflik di dunia.

Tayang:
Tangkapan layar dari YouTube United Nations
PIDATO PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS), Selasa (23/9/2025). Prabowo membalas sindiran Trump yang menyebut PBB cuma 'macan kertas' dan tidak bisa menyelesaikan konflik di dunia. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) layaknya 'macan kertas'.

Adapun pernyataan Trump ini merupakan penilaiannya terhadap PBB yang dianggapnya hanya 'bersuara tanpa aksi' dalam penyelesaian konflik di dunia.

Namun, Prabowo tidak sepakat dengan Trump karena menurutnya negara di dunia tidak bisa aman ketika tak ada PBB.

Menurutnya, PBB merupakan pemersatu pemimpin dunia dan berperan dalam penyelesaian konflik dunia.

Prabowo pun menegaskan bahwa Indonesia akan selalu mendukung setiap langkah yang dilakukan PBB.

"Tanpa Perserikatan Bangsa-Bangsa, kita tidak akan aman. Tidak ada negara yang dapat merasa aman."

"Kita membutuhkan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Indonesia akan terus mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa. Meskipun kita masih berjuang, kita tahu dunia membutuhkan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kuat," kata Prabowo saat berpidato di Sidang Umum PBB di New York, AS, Selasa (23/9/2025) waktu setempat.

Baca juga: Trump Ajak Prabowo dan Pemimpin Arab Muslim Kumpul, Bahas Cara Akhiri Perang Gaza

Prabowo juga berbicara terkait pengabdian Indonesia ketika memang PBB membutuhkan pasukan perdamaian demi penyelesaian konflik di berbagai negara seperti Palestina, Ukraina, hingga Libya.

"Jika dan ketika Dewan Keamanan dan Majelis Agung ini memutuskan, Indonesia siap mengerahkan 20.000 atau bahkan lebih putra-putri kami untuk mengamankan perdamaian di Gaza atau di tempat lain, di Ukraina, di Sudan, di Libya, di mana pun perdamaian perlu ditegakkan, perdamaian perlu dijaga, kami siap," tegas Prabowo.

Trump Sindir PBB, Sesumbar Dirinya Bisa Hentikan 7 Perang di Dunia

Sebelum Prabowo berpidato, Trump memang sempat menyindir PBB yang dianggapnya tidak memiliki peran berarti dalam penyelesaian konflik di berbagai negara.

Lalu, Trump sesumbar ketika mengklaim mampu menghentikan tujuh perang yang terjadi di berbagai negara tanpa bantuan PBB.

Dia menganggap PBB hanya kerap berpidato tanpa ada aksi nyata dalam penyelesaian perang.

Lantas, Trump pun mempertanyakan kegunaan adanya PBB ketika menurutnya organisasi dunia tersebut tidak mampu menyelesaikan konflik dunia.

"Saya terlalu sibuk menyelamatkan jutaan nyawa, menghentikan peperangan. Tapi saya lalu menyadari bahwa PBB tidak banyak membantu kita."

"Tidak ketika perang, tidak ketika negosiasi, yang tentunya tidak mudah. Ini jadi masalah, apa sebenarnya tujuan PBB? PBB punya potensi yang besar tapi mereka bahkan tidak beroperasi mendekati potensi tersebut," beber Trump.

Trump lantas membeberkan berbagai perang yang diklaim olehnya berhasil diselesaikan olehnya tanpa campur tangan PBB yakni perang Armenia-Azerbaijan, konflik Kamboja-Thailand, konflik Israel-Iran, konflik India-Pakistan, perang Rwanda-Kongo, konflik Mesir-Ethiopia, dan perang Serbia-Kosovo.

Tak cuma PBB, Trump juga menyindir pemimpin negara lain yang menurutnya tidak memiliki kemampuan yang sama dengan dirinya sebagai juru damai.

Sindiran Trump terhadap PBB pun tak berhenti sampai di situ saja. Dia pun turut ngomel terkait kesiapan PBB dalam menggelar Sidang Umum ke-80.

"Saya menghentikan tujuh peperangan, menghadapi para pemimpin dari masing-masing negaram dan tidak pernah dapat satu telepon saja dari PBB menawarkan bantuan untuk membantu merampungkan kesepakatan."

"Yang saya dapat hanya eskalator PBB yang rusak berhenti di tengah jalan asat saya mau naik ke atas dan juga teleprompter yang rusak," tuturnya.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved