Kamis, 14 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Pertemuan Trump dengan Pemimpin Arab-Muslim Tuai Pujian Erdogan, Bahas Akhiri Perang Gaza

Erdogan memuji pertemuan Trump dengan pemimpin Arab-Muslim bahas Gaza. Disebut berhasil, Israel justru tak dilibatkan.

Tayang:
Instagram @realdonaldtrump/@iletisim
TRUMP-ERDOGAN - Foto kolase Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Erdogan, diambil dari Instagram Trump dan Direktorat Komunikasi Turki, Selasa (6/5/2025). Erdogan memuji pertemuan Trump dengan pemimpin Arab-Muslim bahas Gaza. Disebut berhasil, Israel justru tak dilibatkan, Rabu (24/9/2025). 

TRIBUNNEWS.COM – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan rasa puasnya terhadap pertemuan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dengan para pemimpin Arab dan Muslim yang membahas perang Israel di Gaza, Rabu (24/9/2025).

Dilansir Al Jazeera, Erdogan menyebut pertemuan itu “bermanfaat” dan “berhasil” dalam upaya menghentikan serangan yang hingga kini terus menewaskan puluhan warga Palestina setiap hari.

Sentimen positif juga diungkapkan oleh Trump yang menyebut pertemuan di sela Sidang Umum PBB ke-80 di New York sebagai langkah maju, meski Israel tidak ikut serta.

BBC melaporkan, pertemuan tersebut dihadiri oleh para pemimpin dari Mesir, Indonesia, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab.

Trump menyebut kelompok ini sebagai pihak yang “mampu melakukannya” untuk mengakhiri perang.

Ia juga ingin negara-negara Arab dan Muslim sepakat mengirim pasukan militer ke Gaza.

Rencana itu dimaksudkan untuk memungkinkan penarikan pasukan Israel sekaligus menyiapkan dana pembangunan kembali Gaza.

Walau Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu telah diberi informasi mengenai rencana tersebut, Israel tidak terlibat langsung dalam pembahasan ini.

Kantor Berita Emirat (WAM) menambahkan, fokus utama pertemuan adalah mencapai gencatan senjata permanen, membebaskan tawanan, dan menangani krisis kemanusiaan di Gaza.

Namun, Hamas tidak termasuk dalam rencana karena AS dan Israel menuntut kelompok itu dilucuti.

Al Jazeera melaporkan, para diplomat di PBB menilai Trump memegang peran kunci.

Baca juga: Eskalator Mendadak Macet saat Dinaiki Trump, PBB Tegaskan Bukan Sabotase, Ungkap Fakta Sebenarnya

James Bays, editor diplomatik Al Jazeera, mengatakan Amerika Serikat adalah “satu-satunya pendukung Israel di Dewan Keamanan PBB” sehingga hanya Trump yang bisa mengubah jalannya konflik.

Dalam pertemuan tersebut, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani menegaskan harapan besar kepada Trump.

“Kami mengandalkan Anda dan kepemimpinan Anda untuk mengakhiri perang ini dan membantu rakyat Gaza,” ujarnya, seraya menyebut situasi di Gaza “sangat buruk," katanya.

Pidato Prabowo di PBB

Sementara itu, Presiden Indonesia Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan bahwa Indonesia siap mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza dalam forum PBB yang digelar Prancis dan Arab Saudi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved