Minggu, 26 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.323, Putin: Tahun Ini, Kami Kuasai 5.000 Km Wilayah

Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.323, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tahun ini, Rusia menguasai 5.000 Kilometer persegi wilayah di Ukraina.

|
Foto: Sergei Bobylev, RIA Novosti/Kremlin
PUTIN HADIRI RAPAT - Foto diambil dari Kantor Presiden Rusia, Sabtu (21/6/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam sidang pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pada Jumat (20/6/2025). Pada 7 Oktober 2025, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tahun ini, Rusia menguasai 5.000 Kilometer persegi wilayah di Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia dengan Ukraina memasuki hari ke-1.323 pada Rabu (8/10/2025), memperpanjang perang sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Perang Rusia–Ukraina berawal dari ketegangan lama antara kedua negara sejak bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991.

Setelah perpecahan itu, Rusia menjadi penerus utama Uni Soviet, sementara Ukraina memilih merdeka sebagai negara sendiri.

Sejak saat itu, hubungan mereka sering tidak harmonis karena berbagai masalah seperti perbatasan, identitas nasional, dan arah politik yang berbeda.

Situasi semakin memanas pada tahun 2014, ketika terjadi Revolusi Maidan di Ukraina yang menggulingkan Presiden Viktor Yanukovych, tokoh yang dikenal pro-Rusia.

Setelah itu, pemerintah baru Ukraina mulai menjalin hubungan lebih dekat dengan negara-negara Barat, yang membuat Rusia merasa terancam.

Sebagai tanggapan, Rusia merebut wilayah Krimea dan mendukung kelompok separatis di wilayah Donetsk dan Luhansk, sehingga pecah konflik bersenjata di kawasan Donbas.

Ketegangan akhirnya meledak menjadi perang besar pada Februari 2022, ketika Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi ke Ukraina.

Ia beralasan langkah itu untuk menumpas kelompok “neo-Nazi” di Kyiv, melindungi warga keturunan Rusia di Donbas, serta mencegah Ukraina bergabung dengan NATO, yang dianggap bisa mengancam keamanan Rusia.

Pada dini hari ini, sebuah ledakan terdengar di Cherkasy dan pinggiran kota.

Kepala OVA Cherkasy, Ihor Taburets, menulis tentang ancaman penggunaan UAV serang dari Rusia dan mengatakan masyarakat telah bersiaga sejak pukul sembilan malam.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.322, Trump Pertimbangkan Rudal Tomahawk untuk Kyiv

Pada pukul 2.15 hari ini, dilaporkan ledakan yang ketiga kalinya di wilayah tersebut, lapor Suspilne.

Putin: Kami Kuasai 5.000 Km2 Tanah di Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Selasa bahwa negaranya telah menguasai hampir 5.000 kilometer persegi di Ukraina pada tahun 2025.

Ia mengatakan Moskow mempertahankan inisiatif strategis penuh di medan perang.

Wilayah jajahan Rusia pada tahun 2025 akan berjumlah hampir 1 persen dari luas daratan Ukraina, dan negara itu menguasai hampir 20 persen secara total.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved