Selasa, 19 Mei 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Peraih Nobel Perdamaian Diumumkan Besok, jika Bukan Donald Trump, Siapa?

Teka-teki peraih Nobel Perdamaian akan terjawab besok, Donald Trump sangat mengharapkannya. Tetapi jika bukan Trump yang memenangkannya, siapa?

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
Gedung Putih
AMBISI DONALD TRUMP - Foto yang dirilis Gedung Putih, menampilkan Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidatonya di sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, 24 September 2025. Teka-teki peraih Nobel Perdamaian akan terjawab besok, Donald Trump sangat mengharapkannya. Tetapi jika bukan Trump yang memenangkannya, siapa? 

TRIBUNNEWS.COM – Bukan rahasia lagi bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginginkan Hadiah Nobel Perdamaian lebih dari siapa pun.

Hadiah Nobel Perdamaian 2025 akan diumumkan pada Jumat (10/10/2025) sore, waktu Indonesia.

Trump berulang kali mengatakan bahwa ia pantas menerima penghargaan bergengsi itu karena telah “menyelesaikan delapan konflik.”

Namun, para ahli memperkirakan, ia tidak akan menjadi pemenang, setidaknya untuk tahun ini.

“Tidak, bukan Trump tahun ini,” ujar profesor asal Swedia, Peter Wallensteen, pakar hubungan internasional, kepada AFP.

“Tapi mungkin tahun depan? Saat itu, berbagai inisiatifnya—termasuk krisis Gaza—mungkin sudah mereda,” tambahnya.

Pengumuman pemenang Hadiah Nobel dilakukan secara bertahap selama satu minggu.

Dimulai dengan penghargaan di bidang kedokteran atau fisiologi pada Senin (6/10/2025), dan diakhiri dengan pengumuman pemenang di bidang ekonomi pada Senin (13/10/2025) mendatang.

Fisiologi atau Kedokteran: Diberikan kepada Mary E. Brunkow, Fred Ramsdell, dan Shimon Sakaguchi atas penemuan mereka mengenai toleransi imun perifer, (6/10/2025).

Fisika: Diberikan kepada John Clarke, Michel Devoret, dan John Martinis atas karya mereka dalam mekanika kuantum dan sirkuit listrik, (7/10/2025).

Kimia: Diberikan kepada Susumu Kitagawa, Richard Robson, dan Omar Yaghi atas pengembangan arsitektur molekuler baru bernama kerangka logam-organik (Metal–Organic Frameworks/MOF) — struktur molekul dengan rongga besar yang memungkinkan gas dan berbagai zat kimia mengalir bebas,(8/10/2025).

Baca juga: Ilmuwan Keturunan Palestina Jadi Salah Satu Peraih Nobel Kimia 2025

Sastra: Diberikan kepada penulis Hungaria László Krasznahorkai, atas karyanya yang menarik dan visioner, yang di tengah teror apokaliptik, menegaskan kembali kekuatan seni, Kamis (9/10/2025).

Perdamaian: Akan diumumkan pada Jumat (10/10/2025).

Ilmu Ekonomi: Akan diumumkan pada Senin (13/10/2025).

Penghargaan tersebut, disertai hadiah sebesar 11 juta krona Swedia (Rp19,4 miliar) serta ketenaran instan bagi para penerimanya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved