Konflik Palestina Vs Israel
Hamas Serahkan Jasad Sandera Tentara Israel, Menyisakan 15 Jenazah di Gaza
Hamas menyerahkan satu jasad tentara Israel yang ditangkap, diidentifikasi sebagai Sersan Mayor Tal Haimi. Masih ada 15 jasad sandera di Gaza.
Ringkasan Berita:
- Hamas mengembalikan satu jenazah sandera yang diidentifikasi sebagai tentara Israel, Sersan Mayor Tal Haimi.
- Israel mengatakan 13 jenazah telah dikembalikan dan 15 lainnya masih di Jalur Gaza, menegaskan bahwa satu jenazah yang dikembalikan sebelumnya bukan milik sandera.
- Tenaga medis di Khan Younis mengatakan jenazah warga Palestina yang dikembalikan oleh Israel menunjukkan tanda penyiksaan.
TRIBUNNEWS.COM - Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Brigade Al-Qassam, mengumumkan mereka akan menyerahkan satu jenazah tentara Israel yang ditangkap dalam Operasi Banjir Al-Aqsa.
Brigade Al-Qassam menegaskan penyerahan jenazah tersebut sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata tahap pertama.
Faksi perlawanan Palestina lainnya mengonfirmasi penyerahan jenazah seorang tentara Israel yang ditangkap di Jalur Gaza kemarin.
"Berdasarkan tanggung jawab nasionalnya, kami mengumumkan penyerahan jenazah seorang tentara pendudukan, sebagai pelaksanaan ketentuan Perjanjian Gaza," kata Brigade Abu Ali Mustafa, sayap militer Front Populer untuk Pembebasan Palestina, dalam sebuah pernyataan, Senin (20/10/2025) malam.
Militer Israel mengumumkan bahwa jenazah tersebut diserahkan melalui Palang Merah Internasional dan telah diidentifikasi sebagai Sersan Mayor (Purn.) Tal Haimi.
Israel memperkirakan masih ada 15 jenazah yang belum dikembalikan dari Jalur Gaza.
Israel menekankan bahwa masyarakat harus mendesak Hamas untuk menyerahkan semua jenazah sandera yang meninggal di Jalur Gaza.
"Hamas diharuskan untuk mematuhi perjanjian tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memulangkan semua sandera yang meninggal," katanya dalam pernyataan, lapor The Jerusalem Post.
Sebelumnya, Hamas menyerahkan dua jenazah yang diidentifikasi oleh Israel sebagai Ronen Engel and Sontaya Akrasi pada Sabtu (18/10/2025).
Dari 28 jenazah sandera, Israel mengonfirmasi 13 di antaranya telah diserahkan oleh Hamas secara bertahap sejak 13 Oktober.
Mereka diidentifikasi sebagai Bipin Joshi, Guy Illouz, Yossi Sharabi, Daniel Peretz, Tamir Nimrodi, Uriel Baruch, Eitan Levi, Inbar Hayman, Muhammad al-Atarash, Eliyahu "Churchill" Margalit, Ronen Engel, Sontaya Akrasi, dan Sersan Mayor Tal Haimi, lapor The Times of Israel.
Baca juga: Gencatan Senjata di Gaza Terancam setelah Jet Tempur Israel Bombardir Rafah
Pada 13 Oktober, Hamas juga menyerahkan 20 sandera Israel yang masih hidup kepada Palang Merah Internasional.
Hamas mengatakan kesulitan dalam proses evakuasi jenazah para sandera karena mereka tertimbun reruntuhan akibat pengeboman Israel di Jalur Gaza.
Sementara itu, Israel berkomitmen untuk menyerahkan ribuan orang-orang Palestina dari penjaranya, termasuk jenazah mereka yang ditahan Israel.
Israel Serahkan Jenazah Palestina dengan Bekas Penyiksaan
Setidaknya, Israel menyerahkan 135 jenazah warga Palestina, namun jenazah-jenazah tersebut menunjukkan bekas kekerasan seperti amputasi hingga luka bakar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TENTR4-ISR43L-34534532523.jpg)