Pertama dalam Sejarah, Nyamuk Ditemukan Hidup di Islandia
Pertama kalinya, nyamuk ditemukan hidup di Islandia. Ilmuwan sebut ini sebagai dampak pemanasan global yang menghangatkan suhu di Islandia.
Entomolog Matthías Alfreðsson mengatakan besar kemungkinan nyamuk itu akan tetap berada di sana karena mereka tahan dingin.
"Mereka suka menghangatkan diri selama musim dingin di tempat-tempat reduh seperti ruang bawah tanah dan lumbung," kata Matthías.
"Ini pertama kalinya nyamuk ditemukan di tanah Islandia," lanjutnya.
Namun, ia mengatakan nyamuk pernah ditemukan di dalam pesawat yang menuju ke Islandia sebelumnya.
Sependapat dengan Björn, Matthías mengatakan penemuan ini penting.
Sementara itu, Gísli Már Gíslason, profesor biologi akuatik di Universitas Islandia, juga berpendapat bahwa spesies nyamuk yang ditemukan Björn lebih toleran terhadap suhu dingin dibandingkan banyak spesies lainnya dan menemukan tempat berlindung selama musim dingin.
"Di utara seperti di sini, lalat ini mencari ruang bawah tanah, loteng, bangunan luar, dan tempat-tempat lain yang suhunya di atas titik beku. Dengan begitu, ia hidup sebagai lalat dewasa selama musim dingin, sehingga dapat melanjutkan siklus hidupnya tahun berikutnya," katanya kepada Ruv Islandia.
Para ilmuwan meramalkan nyamuk akan tiba di negara yang memiliki suhu dingin tersebut, terutama setelah kawanan kutu bersarang di sana pada tahun 2015.
Menurut laporan The Guardian, Islandia sedang memanas lebih cepat daripada belahan bumi utara lainnya akibat pemanasan global.
Gletser runtuh dan ikan dari daerah beriklim hangat di selatan seperti ikan makerel ditemukan di perairan Islandia.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/NY4MUK-DI-ISLANDI4-234234.jpg)