Sabtu, 10 Januari 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Mark Carney Jadi Pemimpin G7 Pertama yang Siap Tangkap Netanyahu Sesuai Perintah ICC

Perdana Menteri Kanada Mark Carney tegaskan siap tangkap Netanyahu sesuai perintah ICC. Israel bereaksi keras.

Facebook GPO
PIDATO BENJAMIN NETANYAHU - Foto yang diambil dari Facebook GPO, Kamis (2/10/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Israel setelah kembali dari kunjungannya ke Amerika Serikat pada Rabu (1/10/2025). PM Kanada Mark Carney menegaskan akan menegakkan surat perintah ICC untuk menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu jika berkunjung ke Kanada, menjadikannya pemimpin G7 pertama yang siap mematuhi keputusan ICC. Israel menentang keras langkah ini, menyebutnya “hadiah bagi terorisme” dan meminta Carney membatalkan janji tersebut. Surat perintah ICC menuduh Netanyahu melakukan kejahatan perang di Gaza. 

Ringkasan Berita:
  • PM Kanada Mark Carney menegaskan akan menegakkan surat perintah ICC untuk menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu jika berkunjung ke Kanada, menjadikannya pemimpin G7 pertama yang siap mematuhi keputusan ICC.
  •  Israel menentang keras langkah ini, menyebutnya “hadiah bagi terorisme” dan meminta Carney membatalkan janji tersebut.
  • Surat perintah ICC menuduh Netanyahu melakukan kejahatan perang di Gaza.

TRIBUNNEWS.COM – Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan bahwa ia akan menegakkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika sang pemimpin Israel berkunjung ke negaranya.

Pernyataan itu menjadikan Carney sebagai kepala pemerintahan pertama dari negara anggota G7 yang menyatakan siap mematuhi perintah ICC.

Dalam wawancara dengan Bloomberg pekan lalu, Carney ditanya apakah ia akan melanjutkan komitmen pendahulunya, Justin Trudeau, untuk menangkap Netanyahu jika memasuki Kanada.

Ia menjawab singkat, “Ya.”

Reuters melaporkan, ICC telah mengeluarkan surat perintah pada November 2024 untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Menanggapi hal itu, pemerintah Israel meminta Carney membatalkan pernyataannya.

“Kami yakin Perdana Menteri Carney harus mempertimbangkan kembali hal ini dan menyambut Perdana Menteri Netanyahu, pemimpin satu-satunya negara Yahudi dan negara demokrasi di Timur Tengah, ke Kanada,” kata juru bicara pemerintah Israel, Shosh Bedrosian, dikutip dari Times of Israel.

Israel menolak yurisdiksi ICC dan membantah tuduhan kejahatan perang yang dilakukan di Gaza.

Bedrosian juga menyebut keputusan Kanada yang sebelumnya mengakui negara Palestina sebagai “hadiah bagi terorisme” dan menilai langkah itu “menambah api antisemit di Kanada.”

Langkah Carney dipandang sebagai ujian serius bagi hubungan Kanada–Israel di tengah meningkatnya ketegangan global terkait penyelidikan ICC atas konflik Gaza.

Mengenal ICC

Baca juga: Trump Utus Wapres ke Israel, Sidak Netanyahu Buntut Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza

ICC adalah singkatan dari International Criminal Court atau Pengadilan Kriminal Internasional.

Lembaga ini bermarkas di Den Haag, Belanda.

ICC dibentuk berdasarkan Statuta Roma tahun 1998.

ICC bertugas mengadili individu (bukan negara) yang diduga melakukan kejahatan paling serius di dunia, seperti:

1. Kejahatan perang (war crimes)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved