Kata Trump Setelah Dua Garda Nasional Ditembak Mati di Dekat Gedung Putih
Dua anggota Garda Nasional ditembak di dekat Gedung Putih pada hari Rabu (26/11/2025).
Ia mengaku mendengar seseorang berteriak, "Tolong! Tolong!" dan melihat seseorang yang tampak seperti agen Dinas Rahasia AS mengejar seseorang yang mengenakan kaus berkerudung.
Dinas Rahasia tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Baca juga: Trump Klaim Hubungan Jepang–China Aman Terkendali Pastikan Perang Tak Akan Pecah di Asia
Kehadiran Garda Nasional di ibu kota negara telah memicu pertarungan hukum dan perdebatan kebijakan publik yang lebih luas tentang penggunaan militer oleh pemerintahan Trump untuk memerangi apa yang oleh para pejabat disebut sebagai masalah kejahatan yang tidak terkendali.
Trump mengeluarkan perintah darurat pada bulan Agustus yang memfederalisasi kepolisian lokal dan mengirimkan pasukan Garda Nasional dari delapan negara bagian dan Distrik Columbia. Perintah tersebut berakhir sebulan kemudian, tetapi pasukan tersebut tetap ada.
Para prajurit telah berpatroli di lingkungan sekitar, stasiun kereta api dan lokasi lainnya, berpartisipasi di pos pemeriksaan jalan raya dan juga ditugaskan untuk memungut sampah dan menjaga acara olahraga.
Minggu lalu, seorang hakim federal memerintahkan diakhirinya penempatan pasukan tetapi juga menangguhkan perintahnya selama 21 hari untuk memberi waktu kepada pemerintahan Trump untuk menarik pasukan atau mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Penerbangan masuk ke Bandara Nasional Reagan Washington dihentikan sementara karena lokasi pesawat yang terlibat dalam menanggapi penembakan dua anggota Garda Nasional, menurut Administrasi Penerbangan Federal.
Penerbangan keberangkatan tidak terpengaruh dan operasi normal kini telah dilanjutkan.
Bandara ini terletak di luar distrik federal dan terhubung ke jalur kereta yang sama dengan stasiun kereta dekat tempat terjadinya penembakan.
Bandara lain di wilayah metropolitan seperti Bandara Internasional Dulles dan Bandara Internasional Baltimore-Washington tidak terpengaruh.
Gubernur California Gavin Newsom mengecam pembunuhan dua anggota Garda Nasional di ibu kota negara itu sebagai "mengerikan dan tidak dapat diterima" dalam sebuah pernyataan di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TRUMPp-5646.jpg)