Minggu, 14 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Vladimir Putin: Jika Eropa Ingin Perang dengan Rusia, Kami Siap

Vladimir Putin mengulangi tuduhannya kalau para pemimpin Eropa menghalangi upaya AS untuk menengahi perdamaian di Ukraina.

Tayang:
Alexander Reka / TASS
SIAP PERANGI EROPA - Seorang tentara Rusia di garis depan di Ukraina. Rusia dilaporkan menyatakan siap berperang dengan Eropa kalau negara-negara NATO memulainya lebih dulu. 

Vladimir Putin: Jika Eropa Ingin Perang dengan Rusia, Kami Siap

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin Selasa (2/12/2025) mengatakan kalau Rusia "siap" berperang jika Eropa menginginkannya.

Kesiapan Rusia itu dinyatakan Putin dibarengi tuduhan kalau para pemimpin benua itu mencoba menyabotase kesepakatan mengenai perang Ukraina sebelum ia bertemu dengan utusan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Putin Datangi Pos Komando Perang, Tentara Rusia Rebut Kota Penting Pokrovsk di Ukraina Timur

Komentar Vladimir Putin itu muncul saat utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff dan menantunya, Jared Kushner, berada di Moskow untuk melakukan pembicaraan berisiko tinggi guna mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.

Disebut berisiko tinggi lantaran peluang untuk perdamaian cenderung kecil, merujuk pada sikap keras Moskow tetap menduduki wilayah apa yang diklaim Ukraina sebagai teritorial sah negara mereka.

Kedatangan utusan AS ke Moskow ini sebelumnya didahului oleh diplomasi yang intens selama berhari-hari.

"Kami tidak berencana berperang dengan Eropa, tetapi jika Eropa menginginkannya dan memulainya, kami siap sekarang juga," ujar Putin kepada wartawan di Moskow dilansir TMT, Rabu (3/12/2025).

"Mereka tidak punya agenda damai, mereka berada di pihak perang," tambahnya.

GARIS DEPAN - Kru artileri Ukraina di garis depan pertempuran melawan pasukan Rusia. Dalam perkembangan terbaru, kota Pokrovsk, Donetsk Timur dilaporkan hampir dikuasai pasukan Rusia.
GARIS DEPAN - Kru artileri Ukraina di garis depan pertempuran melawan pasukan Rusia. Dalam perkembangan terbaru, kota Pokrovsk, Donetsk Timur dilaporkan hampir dikuasai pasukan Rusia. (Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina)

Eropa Justu Menolak Draf Awal AS

Putin juga mengulangi klaimnya kalau para pemimpin Eropa menghalangi upaya AS untuk menengahi perdamaian di Ukraina.
 
Ia menambahkan, perubahan sikap Eropa terhadap rencana terbaru Presiden AS, Donald Trump untuk mengakhiri perang "hanya bertujuan pada satu hal — memblokir seluruh proses perdamaian dan mengajukan tuntutan yang sama sekali tidak dapat diterima oleh Rusia."

Tuduhan Putin itu merujuk pada perubahan draf perjanjian perdamaian.

Draf awal 28 poin Washington untuk mengakhiri konflik kemudian diubah setelah mendapat kritik dari Kiev dan Eropa, yang menganggapnya mengindahkan banyak tuntutan maksimalis Rusia.

Rencana untuk mengakhiri perang didukung oleh Trump, tetapi negara-negara Eropa khawatir rencana tersebut berisiko memaksa Kiev menyerah pada tuntutan Rusia, terutama terkait wilayah.

Karena khawatir akan agresi Rusia lebih lanjut, Eropa telah berulang kali mengatakan bahwa perdamaian yang tidak adil tidak boleh diberlakukan terhadap Ukraina.

Utusan Trump sekarang berusaha menyelesaikan rencana tersebut dengan persetujuan Moskow dan Kiev.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved