Selasa, 28 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Putin Datangi Pos Komando Perang, Tentara Rusia Rebut Kota Penting Pokrovsk di Ukraina Timur

Kementerian Pertahanan Rusia merilis video yang memperlihatkan tentara Rusia mengibarkan bendera negara di alun-alun pusat Pokrovsk.

Tayang:
HO/IST/Iryna Rybakova / Brigade Mekanik Terpisah ke-93 dari layanan pers Angkatan Darat Ukraina
HANCUR - Kehancuran Kota Pokrovsk setelah pertempuran hebat pada Maret 2025. Pokrovsk yang menjadi pusat logistik Ukraina di front timur dilaporkan jatuh ke tangan Rusia. 

Putin Datangi Pos Komando Perang, Tentara Rusia Rebut Kota Penting Pokrovsk di Ukraina Timur

TRIBUNNEWS.COM - Rusia, Senin (1/12/2025) menyatakan kalau angkatan bersenjata Rusia merebut kota Pokrovsk di Ukraina timur, pusat logistik utama, serta Vovchansk di timur laut Ukraina.

"Kepala Staf Umum Militer Rusia, Valery Gerasimov memberi pengarahan kepada Presiden Vladimir Putin tentang "pembebasan kota Krasnoarmeysk dan Vovchansk," kata Kremlin dalam sebuah pernyataan, menggunakan nama Rusia (Krasnoarmeysk) untuk Kota Pokrovsk.

Baca juga: Rusia Dekati Benteng Ukraina, Kota Pokrovsk di Donetsk Potensial Takluk dalam 60 Hari

Putin dikabarkan telah mengunjungi pos komando medan perang pada Minggu kemarin untuk menghadiri pengarahan dan penjelasan Gerasimov terkait situasi garis depan. 

Kremlin merilis sebuah video yang memperlihatkan pemimpin Rusia tersebut mengenakan seragam militer dan membacakan laporan selama kunjungan tersebut.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia merilis video yang diklaim memperlihatkan tentara Rusia mengibarkan bendera negara di atas alun-alun pusat Pokrovsk.

Kehancuran Kota Pokrovsk di tangan Rusia
HANCUR - Kehancuran Kota Pokrovsk setelah pertempuran hebat pada Maret 2025. Pokrovsk yang menjadi pusat logistik Ukraina di front timur dilaporkan jatuh ke tangan Rusia.

Jatuhnya Pokrovsk Kerugian Besar Bagi Ukraina

Pokrovsk terletak di jalur penghubung dan rel kereta api yang penting di wilayah Donetsk dan dihuni sekitar 60.000 penduduk sebelum perang.

Rusia telah mengintensifkan serangannya ke kota itu dalam beberapa bulan terakhir, dan komandan Ukraina telah mengirimkan bala bantuan ke sana bulan lalu untuk mencoba menahan laju pasukan Rusia.

Perebutan kota itu, jika terkonfirmasi, akan mengancam garnisun Ukraina di dekatnya dengan pengepungan dan dapat memberi pasukan Rusia tempat persiapan untuk kemajuan lebih jauh ke utara dan barat.
 
Vovchansk, yang terletak lebih jauh di utara wilayah Kharkiv, sebagian besar telah hancur setelah berbulan-bulan pertempuran sengit.

Menteri Pertahanan Rusia Andrei Belousov menyebut penaklukannya sebagai "langkah penting menuju kemenangan."

Klaim Rusia atas kemenangan di medan perang ini muncul di tengah upaya Ukraina untuk mendapatkan dukungan yang lebih kuat dari pemerintahan Trump di tengah negosiasi perdamaian yang dipimpin AS dengan Moskow.

Ini artinya, kejatuhan Pokrovsk menjadi kerugian besar karena daya tawar Ukraina dalam negosiasi kian lemah.

Utusan khusus AS, Steve Witkoff, tiba di Rusia pada hari Selasa untuk membahas rencana gencatan senjata dengan Putin.

Analisis AFP terhadap data dari Institut Studi Perang, kelompok penelitian yang berpusat di Washington, menunjukkan bahwa Rusia memperoleh wilayah bulanan terbesarnya di Ukraina bulan lalu sejak November 2024.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved