Rabu, 22 April 2026

5 Populer Internasional: 5 Jam Tatap Muka Putin dengan Utusan AS - Israel Pamer Iron Beam

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya pertemuan tatap muka selama 5 jam antara Putin dan para utusan AS.

Tangkapan Layar YouTube Associated Press; Anna Zvereva/The Moscow Times (CC BY-SA 2.0); X/@petrogustavo; Rafael Advanced Defense Systems
BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Pertemuan antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan utusan khusus AS Steve Witkoff yang berlangsung pada Selasa (2/12/2025) di Moskow; Ilustrasi pesawat tempur Sukhoi Su-35; Presiden Kolombia Gustavo Petro; Ilustrasi Iron Beam oleh Rafael Advanced Defense Systems. Kumpulan berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 
Ringkasan Berita:
  • Pertemuan 5 jam antara Putin dan utusan AS berakhir tanpa kompromi terkait wilayah Ukraina, sementara Zelensky menegaskan pentingnya menjaga integritas teritorial.
  • Dokumen bocor menunjukkan Rusia mulai memproduksi jet tempur Su-35 untuk Iran, dengan rencana pengiriman penuh sebelum akhir 2027.
  • Media Malaysia, Thailand, dan Singapura menyoroti korban banjir bandang di Sumatera yang frustrasi menunggu bantuan, dengan jutaan warga terdampak.


TRIBUNNEWS.COM 
- Kumpulan berita populer internasional dimulai dari pertemuan selama 5 jam antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan para utusan dari Amerika Serikat guna membahas perang di Ukraina.

Sementara itu, Israel memamerkan sistem pertahanan udara baru mereka, Iron Beam.

Selengkapnya, berikut berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.

1. 5 Jam Bertatap Muka dengan Utusan AS, Putin Ngotot Soal Wilayah Ukraina

Upaya diplomatik terbaru untuk mengakhiri konflik di Ukraina menemui jalan buntu.

Setelah selama lima jam bertatap muka antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan utusan khusus Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff, keduanya tak menemui kesepakatan.

Seorang pejabat senior Rusia menegaskan "tidak ada kompromi" yang dicapai terkait isu krusial integritas teritorial Ukraina.

Steve Witkoff yang ditemani oleh menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner bertemu dengan Putin di Ibu Kota Rusia pada Selasa (2/12/2025).

Meskipun pembicaraan berlangsung "sangat berguna dan konstruktif" menurut ajudan utama Kremlin, Yuri Ushakov, ia menekankan perundingan tersebut belum membuahkan hasil konkret.

"Sejauh ini kami belum menemukan kompromi, tetapi beberapa solusi Amerika dapat didiskusikan," ujar Ushakov, mengutip Al Jazeera.

Dirinya menggarisbawahi kebuntuan mendasar pada masalah wilayah yang dikuasai Rusia.

Delegasi AS membawa proposal perdamaian yang telah diperbarui, menyusul kritik keras dari Ukraina dan sekutunya terhadap draf 28 poin sebelumnya yang dinilai terlalu memihak Moskow.

Namun, usulan balasan dari Kyiv dan Eropa telah dikecam oleh Kremlin, dan Presiden Putin berulang kali menyebutnya "tidak dapat diterima".

Baca juga: Depot Minyak Rusia Terbakar usai Ukraina Lancarkan Serangan Drone, Sejumlah Tangki Bahan Bakar Rusak

Di sisi lain, Ukraina mengecam sikap keras kepala Moskow.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha menyatakan di media sosial jelas Putin tidak memiliki keinginan untuk mengakhiri perang.

Secara terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, saat kunjungan ke Irlandia, menyerukan tercapainya "perdamaian yang bermartabat" dan mengungkapkan kekhawatiran bahwa sekutu-sekutu Kyiv bisa "kelelahan" atau kehilangan minat dalam proses perdamaian.

Zelensky menambahkan menjaga integritas teritorial Ukraina tetap menjadi "tantangan terbesar" dalam negosiasi yang sedang berlangsung.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Dokumen Pertahanan Rusia Diretas, Iran Akan Diperkuat Jet Tempur Su-35 Sebelum Akhir 2027

Sebuah dokumen korespondensi Kementerian Pertahanan Rusia yang bocor mengungkap Moskow telah memulai produksi gelombang pertama 16 unit jet tempur multiperan Sukhoi Su-35 yang ditujukan untuk Iran.

Kebocoran pada akhir November 2025 itu—diduga hasil retasan peretas Ukraina terhadap jaringan industri militer Rusia—mengindikasikan perakitan kini sedang berjalan di Pabrik Penerbangan Komsomolsk-on-Amur (KnAAZ). 

Pabrik ini merupakan pusat produksi utama Rusia untuk jet tempur Sukhoi mutakhir.

Dikutip dari situs pertahanan dan keamanan Asia, menurut dokumen tersebut, pengiriman penuh batch pertama 16 unit Su-35 direncanakan selesai sebelum akhir tahun 2027.

Pengungkapan ini memperkuat bocoran sebelumnya pada Oktober 2025 yang menyebutkan Iran telah menyepakati kesepakatan raksasa senilai €6 miliar (sekitar US$6,5 miliar) atau setara Rp 99,69 triliun untuk total 48 unit pesawat Su-35. 

Ini menjadikannya salah satu transfer senjata bilateral terbesar antara Moskow dan Teheran dalam sejarah modern.

Mengubah Keseimbangan Kekuatan Udara Timur Tengah

Para analis memperingatkan bahwa kedatangan Su-35 berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan udara Timur Tengah secara fundamental.

Akuisisi Su-35 merupakan modernisasi paling signifikan bagi penerbangan tempur berawak Iran dalam lebih dari empat dekade terakhir.

Dengan Su-35, Teheran akan memiliki salah satu platform tempur non-siluman paling mumpuni di dunia.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Perkembangan Situasi dan Penanganan Banjir di Sumatra dan Aceh, soal BBM hingga Aliran Listrik

3. Media Malaysia, Thailand, dan Singapura Sebut Korban Banjir di Sumatera Mulai Frustasi

Tiga media luar negeri yang berbasis di Asia Tenggara serempak memberitakan korban banjir bandang di Sumatera mulai frustasi menunggu bantuan.

Tiga media itu adalah Bangkok Post (Thailand), The Star (Malaysia), dan CNA (Singapura).

Banjir yang melanda 3 provinsi di Sumatera yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menelan 753 korban jiwa.

Hingga pagi ini, Rabu (12/3/2025), Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) mengumumkan orang yang masih hilang 650 jiwa dan korban luka-luka 2.600 jiwa.

Banjir bandang dan tanah longsor mengakibatkan sejumlah fasilitas umum yang rusak, termasuk fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

Sementara jumlah pengungsi per hari ini mencapai 106.200 di Sumatera Barat, 538.000 di Sumatera Utara, dan 1,5 juta warga Aceh.

Total warga yang terdampak bencana ini adalah 3,3 juta jiwa.

Data ini pun masih terus diperbarui oleh BNPB secara berkala.

Media Thailand Menulis

Bangkok Post dalam ulasannya menulis berita dengan judul " Frustrasi di Indonesia saat korban banjir menunggu bantuan".

Dikatakan bahwa para pejabat di Indonesia berupaya menjangkau para korban banjir mematikan di wilayah terpencil dan terputus karena jumlah korban yang terus bertambah.

"Di Indonesia, terdapat rasa frustasi yang semakin meningkat di kalangan korban banjir dan tanah longsor yang dahsyat atas lambatnya upaya penyelamatan dan pengiriman bantuan," demikian media itu menulisnya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Petro Peringatkan Trump: Jangan Bangunkan Harimau, Menyerang Berarti Perang

Presiden Kolombia Gustavo Petro memperingatkan mitranya dari AS Donald Trump pada hari Selasa agar tidak mengancam kedaulatan negaranya, di tengah meningkatnya perang kata-kata antara Bogota dan Washington.

Pada pertemuan pemerintah AS pada hari Selasa di Washington, Trump mengisyaratkan kemungkinan melancarkan serangan terhadap Kolombia sebagai bagian dari perang melawan kejahatan terkait narkoba.

Trump berkata: "Saya dengar Kolombia, negara Kolombia, memproduksi kokain . Mereka punya pabrik kokain, oke? Lalu mereka menjual kokain mereka kepada kita... Siapa pun yang melakukan itu dan menjualnya di negara kita akan menjadi sasaran serangan... dan bukan hanya Venezuela ."

Baca juga: Donald Trump Sahkan Undang-Undang Baru Terkait Taiwan, China Kecewa

Petro menanggapi pernyataan Trump dengan mengundangnya untuk mengunjungi Kolombia guna menyaksikan "penghancuran sembilan laboratorium narkoba per hari untuk mencegah kokain mencapai Amerika Serikat."

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial "X", Petro mencatat bahwa sejak menjabat pada tahun 2022, ia telah menghancurkan 18.400 laboratorium "tanpa rudal".

Ia menambahkan: "Ikutlah dengan saya, dan saya akan mengajari kalian cara menghancurkannya, satu laboratorium setiap 40 menit, tetapi jangan mengancam kedaulatan kami, karena kalian akan membangkitkan harimau itu. Menyerang kedaulatan kami berarti menyatakan perang. Jangan rusak hubungan diplomatik yang telah berlangsung selama dua abad."

Petro melanjutkan: "Kalian telah mencoreng reputasi saya. Jangan teruskan jalan ini. Dan jika ada negara yang telah berkontribusi dalam mencegah ribuan ton kokain mencapai konsumen di Amerika Utara , negara itu adalah Kolombia."

Hubungan antara Bogota dan Washington memburuk secara signifikan baru-baru ini, dengan pemerintah AS menuduh Petro tidak cukup tegas dalam menghadapi geng narkoba dan menjatuhkan sanksi padanya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

5. Israel Pamer Perisai Udara Canggih Laser Iron Beam, Siap Dipasang Akhir 2025

Kementerian Pertahanan Israel resmi memamerkan sistem pertahanan laser mutakhir Iron Beam, yang siap digunakan pada akhir Desember 2025. 

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DDR&D), Danny Gold, dalam Defense Tech Summit di Tel Aviv.

“Pengembangan telah selesai, rangkaian uji coba komprehensif telah memvalidasi kemampuan sistem. Kami siap menyerahkan kemampuan operasional awal kepada IDF pada 30 Desember 2025,” ujar Gold, mengutip The Times of Israel.

Tak seperti senjata yang lain, sistem ini disebut sebagai teknologi pengubah permainan atau game changer dalam perang modern.

Memunginkan laser ini menembak jatuh ancaman udara dengan kecepatan cahaya dan biaya intersepsi hampir nol.

Sebelum resmi dipasang di langit Israel, Iron Beam yang dikembangkan lebih dari satu dekade lalu diklaim telah melewati penyempurnaan.

Bahkan sistem laser berkekuatan tinggi ini dinyatakan mencapai kemampuan operasional pada September lalu. 

Baca juga: Trump Peringatkan Israel agar Tak Ikut Campur di Suriah, Klaim demi Perdamaian Timur Tengah

Kehadiran Iron Beam disebut “mengubah aturan pertempuran” karena beroperasi dengan kecepatan cahaya dan mampu menetralkan ancaman udara dengan biaya intersepsi yang sangat murah.

Terbukti dalam konflik melawan Hizbullah tahun lalu, Israel sempat menggunakan versi Iron Beam yang lebih kecil untuk menembak jatuh puluhan drone yang diluncurkan dari Lebanon. 

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved