Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak
Pembunuh Shinzo Abe Minta Maaf kepada Keluarga untuk Pertama Kalinya
Tersangka pembunuh Shinzo Abe, Tetsuya Yamagami pertama kali minta maaf kepada keluarga Abe dalam sidang di Pengadilan Distrik Nara.
Pada Maret 2025, pengadilan Tokyo memerintahkan pembubaran organisasi tersebut, keputusan yang masih dipersoalkan pihak gereja.
Sidang Yamagami dijadwalkan selesai pada 18 Desember, ketika jaksa akan membacakan tuntutan dan pihak pembela menyampaikan argumen penutup.
Kronologi Penembakan Shinzo Abe
Mantan PM Jepang, Shinzo Abe tewas setelah ditembak saat berpidato di Kota Nara pada 8 Juli 2022.
Peristiwa yang mengguncang Jepangānegara dengan tingkat kejahatan bersenjata rendahātersebut terjadi saat Abe melakukan kampanye untuk Partai Liberal Demokrat (LDP) menjelang pemilu majelis tinggi.
Abe ditembak sekitar pukul 11.20 waktu setempat ketika berbicara di dekat Stasiun Yamato-Saidaiji.
Menurut laporan NHK dan The Guardian, pelaku bernama Tetsuya Yamagami mendekat dari arah belakang dan melepaskan dua tembakan menggunakan senjata rakitan.
Tembakan pertama meleset, namun tembakan kedua mengenai bagian dada dan leher Abe, membuatnya langsung roboh.
Petugas keamanan kemudian membawa Abe ke Nara Medical University Hospital menggunakan helikopter medis.
Dokter menyebut Abe mengalami pendarahan hebat akibat kerusakan pada arteri besar di sekitar jantung.
Baca juga: Istri Shinzo Abe Akhirnya Menangis Setelah 3 Tahun, Kini Menanti Persidangan Yamagami
Upaya penyelamatan berlangsung berjam-jam, sebelum Abe akhirnya dinyatakan meninggal pada pukul 17.03 waktu setempat.
Media Jepang memberitakan bahwa ia mengalami henti jantung di lokasi kejadian.
Pelaku, Yamagami, yang ditangkap di tempat tanpa perlawanan, disebut bukan termotivasi alasan politik.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upacara-pemakaman-kenegaraan-shinzo-abe_20220927_203604.jpg)