Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak
Pembunuh Shinzo Abe Minta Maaf kepada Keluarga untuk Pertama Kalinya
Tersangka pembunuh Shinzo Abe, Tetsuya Yamagami pertama kali minta maaf kepada keluarga Abe dalam sidang di Pengadilan Distrik Nara.
Ringkasan Berita:
- Tetsuya Yamagami, tersangka pembunuh mantan PM Jepang Shinzo Abe, untuk pertama kalinya meminta maaf kepada keluarga Abe dalam sidang di Nara.
- Ia mengaku perbuatannya tak dapat dibenarkan dan menargetkan Abe karena dugaan keterkaitannya dengan Gereja Unifikasi, yang menurutnya membuat keluarganya bangkrut.
- Sidang memeriksa motif, kesaksian janda Abe, serta dampak kasus yang turut memicu pembubaran gereja tersebut.
TRIBUNNEWS.COM - Tetsuya Yamagami, pria yang didakwa menembak mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe meminta maaf kepada keluarga untuk pertama kalinya.
Hal ini dilakukan Tetsuya Yamagami dalam sidang di Pengadilan Distrik Nara pada Kamis (4/12/2025).
Yamagami (45) mengatakan ia merasa “sangat kasihan” kepada istri Shinzo Abe, Akie Abe dan keluarga yang telah menanggung penderitaan selama lebih dari tiga tahun sejak insiden penembakan pada 8 Juli 2022.
Suaranya bergetar saat menyebut ia telah kehilangan anggota keluarga, sehingga menganggap perbuatannya “tak dapat dimaafkan.”
Menurut NHK, terdakwa mengulangi pernyataannya bahwa motif aksinya berkaitan dengan Gereja Unifikasi, kelompok keagamaan yang ia tuduh telah menyebabkan keluarganya bangkrut.
Ia mengklaim menargetkan Abe karena meyakini mantan perdana menteri itu memiliki kedekatan dengan gereja tersebut.
Dalam persidangan, jaksa mempertanyakan perubahan target Yamagami—dari pemimpin Gereja Unifikasi menjadi Abe.
Yamagami menjawab bahwa ia ragu memiliki sumber daya untuk menunggu pemimpin gereja tersebut datang ke Jepang.
“Keputusan itu saya ambil secara tergesa-gesa,” ujarnya, seperti dikutip The Japan Times.
BBC melaporkan Abe ditembak dengan senjata rakitan saat menyampaikan pidato kampanye di Kota Nara, dan meninggal di rumah sakit pada hari yang sama.
Dalam kesaksiannya, Yamagami mengakui tindakan tersebut tidak memiliki alasan pembenaran.
Baca juga: Trump Anggap PM Jepang Sanae Takaichi Seperti ‘Adik’ Shinzo Abe
Ia menambahkan upaya merakit senjata akan sia-sia apabila tidak digunakan.
Akie Abe menghadiri sidang sehari sebelumnya, namun tidak hadir pada Kamis.
Dalam sidang bulan lalu, jaksa membacakan pernyataan resmi Akie yang menyebut, “Kesedihan kehilangan suami tak akan terobati.”
Kasus ini juga memicu penyelidikan luas terhadap Gereja Unifikasi.
Pada Maret 2025, pengadilan Tokyo memerintahkan pembubaran organisasi tersebut, keputusan yang masih dipersoalkan pihak gereja.
Sidang Yamagami dijadwalkan selesai pada 18 Desember, ketika jaksa akan membacakan tuntutan dan pihak pembela menyampaikan argumen penutup.
Kronologi Penembakan Shinzo Abe
Mantan PM Jepang, Shinzo Abe tewas setelah ditembak saat berpidato di Kota Nara pada 8 Juli 2022.
Peristiwa yang mengguncang Jepang—negara dengan tingkat kejahatan bersenjata rendah—tersebut terjadi saat Abe melakukan kampanye untuk Partai Liberal Demokrat (LDP) menjelang pemilu majelis tinggi.
Abe ditembak sekitar pukul 11.20 waktu setempat ketika berbicara di dekat Stasiun Yamato-Saidaiji.
Menurut laporan NHK dan The Guardian, pelaku bernama Tetsuya Yamagami mendekat dari arah belakang dan melepaskan dua tembakan menggunakan senjata rakitan.
Tembakan pertama meleset, namun tembakan kedua mengenai bagian dada dan leher Abe, membuatnya langsung roboh.
Petugas keamanan kemudian membawa Abe ke Nara Medical University Hospital menggunakan helikopter medis.
Dokter menyebut Abe mengalami pendarahan hebat akibat kerusakan pada arteri besar di sekitar jantung.
Baca juga: Istri Shinzo Abe Akhirnya Menangis Setelah 3 Tahun, Kini Menanti Persidangan Yamagami
Upaya penyelamatan berlangsung berjam-jam, sebelum Abe akhirnya dinyatakan meninggal pada pukul 17.03 waktu setempat.
Media Jepang memberitakan bahwa ia mengalami henti jantung di lokasi kejadian.
Pelaku, Yamagami, yang ditangkap di tempat tanpa perlawanan, disebut bukan termotivasi alasan politik.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upacara-pemakaman-kenegaraan-shinzo-abe_20220927_203604.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.