Kamis, 14 Mei 2026

Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri

Canda Prabowo saat Undang Putin ke Indonesia: Jangan ke India Saja

Presiden Prabowo Subianto mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk berkunjung ke Indonesia pada 2026 atau 2027.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
Tangkap layar YouTube Tribunnews
PERTEMUAN PRABOWO-PUTIN - Tangkap layar YouTube Tribunnews, memperlihatkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rabu (10/12/2025). Prabowo mengundang Putin ke Indonesia pada 2026 atau 2027. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk berkunjung ke Indonesia pada 2026 atau 2027.
  • Dalam pertemuan di Moskow, keduanya membahas kerja sama di bidang energi nuklir, industri, pendidikan, serta perdagangan gandum. 
  • Rusia kembali mengekspor gandum ke Indonesia setelah sempat terhenti, dengan target pasokan mencapai 1,3 juta ton pada 2024


TRIBUNNEWS.COM - 
Presiden Prabowo Subianto mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk berkunjung ke Indonesia pada tahun 2026 atau 2027.

"Saya juga ingin mengundang Yang Mulia ke Indonesia pada kesempatan yang beliau miliki," ujar Prabowo.

"Apakah tahun 2026 atau 2027 tidak masalah, kami berharap beliau akan berkunjung ke Indonesia juga."

Putin pun menyambut baik undangan tersebut.

"Jangan ke India saja," tambah Prabowo sambil tertawa.

Undangan itu disampaikan Prabowo saat berkunjung ke Kremlin pada Rabu (10/12/2025).

Kedua presiden membahas berbagai proyek di bidang energi nuklir, industri, dan pendidikan, menurut situs web Kremlin.

Dalam percakapan yang disiarkan secara publik, Prabowo memuji hubungan Indonesia–Rusia yang disebutnya “sangat baik”.

BERTEMU PUTIN - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Rabu, (10/12/2925).
BERTEMU PUTIN - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Rabu, (10/12/2925). (YouTube Sekretariat Presiden)

Mengutip Reuters, Rusia tengah membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di sejumlah negara.

Putin mengatakan kepada Prabowo bahwa jika Indonesia merasa memungkinkan untuk melibatkan para spesialis Rusia, maka Rusia selalu siap membantu.

Di bidang pertanian, Putin menyebut Indonesia memiliki sedikit surplus perdagangan dengan Rusia.

Baca juga: Sudah 2 Kali Putin Ajak Prabowo Bangun Teknologi Nuklir

“Kami tidak memiliki keluhan; kami siap mencari cara untuk lebih mengembangkan hubungan di sektor ini,” katanya.

“Saya yakin pasokan gandum ke pasar Anda sedikit menurun. Ini juga akan menjadi topik diskusi kita hari ini,” tambah Putin.

Rusia, sebagai eksportir gandum terbesar di dunia, kembali mengirim gandum ke Indonesia pada Oktober setelah jeda sejak Januari akibat proses negosiasi antara kedua negara mengenai akses komoditas tersebut.

Badan pengawas keamanan pertanian Rusia menyatakan bahwa Badan Karantina Indonesia setuju pada Agustus untuk memperpanjang sertifikat keamanan bagi gandum Rusia, membuka jalan bagi pasokan 52.000 ton gandum pada Oktober.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved