Selasa, 12 Mei 2026

Wanita asal Aceh Indonesia Terpilih Jadi Ambassador Public Relations Saitama Jepang  

Peran Aya berfokus pada promosi berbagai daya tarik Saitama mulai dari wisata, kuliner halal atau vegan, hingga spot menarik

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Richard Susilo
Nazaya Zulaikha (35) saat memaparkan kisahnya kepada Tribunnews.com di Tokyo belum lama ini 

Ringkasan Berita:
  • Nazaya Zulaikha (35) resmi terpilih sebagai Ambassador Public Relations Prefektur Saitama
  • Aya adalah influencer asal Indonesia yang telah tinggal di Saitama sejak 2015.
  • Ide kontennya berangkat dari keinginan agar lebih banyak wisatawan berkunjung ke Saitama yang memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan alam di berbagai wilayahnya.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO –  Nazaya Zulaikha (35) resmi terpilih sebagai Ambassador Public Relations Prefektur Saitama, Jepang, pada 20 Mei 2025.

Ia menjadi WNI pertama yang menduduki posisi duta promosi di tingkat pemerintah daerah Jepang hingga saat ini.

“Saya sebenarnya mau ikut sejak 2024, tetapi terlambat. Baru tahun ini saya ikut serta,” ujar Nazaya, yang akrab disapa Aya di Jepang, saat diwawancarai Tribunnews.com (9/12/2025).

Aya adalah influencer asal Indonesia yang telah tinggal di Saitama sejak 2015.

Tahun ini, ia menjadi bagian dari “Saitama Prefecture PR Ambassadors 2025”, bersama 20 anggota lainnya. Dari total 21 Ambassador, hanya dua merupakan warga asing, yakni Aya dan satu orang dari Selandia Baru.

Baca juga: Jepang Diprediksi Kekurangan 570.000 Perawat pada Tahun 2040, Kebutuhan Tenaga Asing Meningkat Tajam

Perannya berfokus pada promosi berbagai daya tarik Saitama — mulai dari wisata, kuliner halal atau vegan, hingga spot menarik dari perspektif komunitas Muslim dan Asia Tenggara.

“Sejak awal saya bertanya ke panitia, apakah saya yang muslim bisa ikut serta karena untuk informasi makanan saya hanya bisa mempromosikan yang halal. Panitia memperbolehkan, dan alhamdulillah saya terpilih untuk masa satu tahun sampai Mei 2026,” ungkapnya.

Sebagai Ambassador, Aya membuat konten tentang Saitama yang diunggah di akun Instagram pribadinya dan juga konten kolaborasi dengan akun resmi pemerintah prefektur.

Ide kontennya berangkat dari keinginan agar lebih banyak wisatawan berkunjung ke Saitama yang memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan alam di berbagai wilayahnya.

“Jadi jangan ke Tokyo saja ya. Datanglah ke Saitama. Daerah ini sangat beragam dan menarik — perpaduan warna antara kota besar seperti Tokyo dan pedesaan,” kata Aya.

Setelah terpilih, Aya juga sempat diwawancarai sebuah radio-TV besar Jepang. Ia mengaku bangga dapat sekaligus mempromosikan Indonesia sebagai WNI dan Muslim pertama yang menjadi Ambassador PR di Saitama.

Saat ini, Aya bekerja di perusahaan Jepang Food Diversity, Inc., pengelola “Halal Media Japan”, yang fokus pada promosi kuliner halal, layanan ramah Muslim, dan keberagaman budaya di Jepang.

Suaminya, pria kelahiran Osaka yang ia kenal saat bekerja di perusahaan Jepang di Medan, sangat mendukung aktivitasnya.

“Saat puasa, dia ikut puasa bersama saya,” kisah Aya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved