Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Mengaku Sedang Jatuh Cinta, tetapi Tak Mau Menyebutkan Sosok Wanita yang Merebut Hatinya
Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku sedang jatuh cinta, namun menolak menyebutkan siapa sosok wanita tersebut.
Dalam acara yang berlangsung sekitar empat setengah jam tersebut, Putin menjawab hampir 80 pertanyaan dari wartawan domestik dan asing, serta warga negara Rusia, mengenai berbagai isu, mulai dari hubungan internasional, lanskap geopolitik, hingga perkembangan ekonomi dan militer Rusia.
Mengutip Xinhua, berikut lima poin penting dari pernyataan Putin dalam konferensi pers tersebut.
1. Konflik Rusia–Ukraina
Putin kembali menegaskan sikap keras Rusia terkait penyelesaian krisis Ukraina.
Putin menyebut Rusia bersedia mengakhiri krisis Ukraina melalui negosiasi, asalkan disertai penghapusan akar penyebab konflik.
Ia menambahkan bahwa saat ini bola sepenuhnya berada di tangan Ukraina dan para pendukungnya di Eropa.
2. Hubungan Rusia–China
Putin menegaskan komitmen Rusia untuk menjaga hubungan yang stabil dengan China, yang ia sebut sebagai faktor penting bagi stabilitas global.
“Perkembangan hubungan Rusia–China berjalan dengan mantap dan konsisten,” kata Putin menanggapi pertanyaan dari wartawan Xinhua.
Ia menyebut kedua negara telah menjalin kerja sama di berbagai bidang, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai 240–250 miliar dolar AS.
Putin juga menyambut baik kemajuan kerja sama di sektor manufaktur teknologi tinggi, sains dan pendidikan, pertukaran budaya dan kemanusiaan, serta eksplorasi ruang angkasa.
3. Prospek Ekonomi Dalam Negeri
Putin menekankan bahwa indikator utama ekonomi Rusia berada dalam kondisi terkendali.
Ia mengatakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Rusia diperkirakan mencapai 9,7 persen selama tiga tahun terakhir, dengan pertumbuhan sekitar 1 persen pada 2025.
Perlambatan pertumbuhan PDB, menurut Putin, merupakan hasil dari kebijakan yang disengaja untuk menekan inflasi. Tingkat inflasi diperkirakan turun ke kisaran 5,7–5,8 persen pada akhir tahun.
Putin juga menyebut tingkat pengangguran Rusia mencapai rekor terendah sebesar 2,2 persen pada 2025.
Baca juga: Abaikan Gertakan Trump, Putin Bersikeras Rebut Wilayah Ukraina Jika Diplomasi Gagal
4. Hubungan dengan Uni Eropa
Putin memperingatkan Uni Eropa agar tidak menyita aset luar negeri Rusia yang dibekukan, sambil menyerukan kerja sama.
Ia menyebut upaya penyitaan aset tersebut sebagai “perampokan”.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-saat-konferensi-akhir-tahun-di-Moskow-19-Desember-2025.jpg)