Selasa, 19 Mei 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Donald Trump Meluncurkan Kelas Kapal Perang Baru, Dinamai Berdasarkan Namanya Sendiri

Donald Trump mengumumkan pembangunan dua kapal perang baru bernama “kelas Trump” sebagai bagian dari konsep modernisasi besar Angkatan Laut AS

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
tangkapan layar
KAPAL KELAS TRUMP - Tangkap layar YouTube Sky News Australia memperlihatkan Presiden AS Donald Trump mengumumkan kapal perang kelas baru pada Selasa (23/12/2025). Kelas kapal perang baru itu dinamai berdasarkan namanya sendiri. 

Phelan juga mengumumkan akhir bulan lalu bahwa Angkatan Laut AS membatalkan rencana pembangunan empat kapal terakhir dalam program Fregat Kelas Constellation sebagai bagian dari apa yang disebutnya sebagai “pergeseran strategis”.

Program tersebut diketahui terhambat oleh penundaan konstruksi serta berbagai masalah desain.

Amerika Tertinggal dari China

Para pejabat AS dan analis pertahanan berulang kali memperingatkan bahwa Amerika Serikat tertinggal dari China dalam kapasitas pembangunan kapal.

Mengutip BBC.com, lebih dari 60 persen pesanan kapal dunia pada tahun ini diberikan kepada galangan kapal China, sementara angkatan laut negara tersebut telah menjadi yang terbesar di dunia.

Sejak kembali menjabat pada Januari, Trump berjanji akan menghidupkan kembali industri pembuatan kapal AS.

“Dulu kita membuat begitu banyak kapal,” kata Trump pada Maret lalu.

“Kini kita tidak membuatnya terlalu banyak, tetapi kita akan membuatnya dengan sangat cepat, segera. Ini akan berdampak besar.”

Pada Oktober, Trump dan Presiden Finlandia Alexander Stubb menandatangani kesepakatan agar AS membeli 11 kapal pemecah es rancangan Finlandia, termasuk tujuh unit yang akan dibangun di AS dengan keahlian dari Finlandia.

Berapa Banyak Kapal yang Dimiliki Angkatan Laut AS?

Angkatan Laut Amerika Serikat memiliki sekitar 465 kapal, baik yang berada dalam dinas aktif maupun armada cadangan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 40 kapal diusulkan atau dijadwalkan untuk dipensiunkan pada 2028, sementara sekitar 100 kapal baru berada dalam tahap perencanaan, pemesanan, atau sedang dalam proses pembangunan, menurut Naval Vessel Register (NVR) atau Daftar Kapal Angkatan Laut dan laporan yang diterbitkan.

Daftar tersebut mencakup kapal yang dimiliki maupun disewa oleh Angkatan Laut AS, termasuk kapal yang telah secara resmi ditugaskan melalui upacara serta kapal yang belum ditugaskan.

Mengutip history.navy.mil, kapal yang ditandai dengan awalan “USS” merupakan kapal yang telah ditugaskan secara resmi. 

Baca juga: Minat Trump pada Greenland Sudah Bulat, Denmark Kecewa: Jangan Caplok Negara Lain!

Sebelum penugasan, kapal biasanya disebut sebagai unit pra-penugasan (pre-commissioning unit/PCU), dan secara resmi hanya disebut dengan namanya tanpa awalan.

Kapal pendukung Angkatan Laut AS umumnya merupakan kapal yang tidak ditugaskan, yang diorganisasi dan dioperasikan oleh Military Sealift Command (Komando Angkutan Laut Militer).

Di antara kapal pendukung tersebut, kapal yang menggunakan awalan “USNS” merupakan kapal yang dimiliki oleh Angkatan Laut AS, sedangkan kapal yang ditandai dengan “MV” atau “SS” merupakan kapal yang disewa.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved