Konflik Thailand Vs Kamboja
Sempat Hampir Berdamai, ASEAN Gagal Redam Konflik Thailand dan Kamboja
Pembicaraan perdamaian antara Thailand dan Kamboja yang diinisiasi oleh ASEAN berujung dengan kebuntuan. Perdamaian pun gagal dicapai.
Pernyataan tersebut juga menyerukan agar warga sipil yang terdampak dapat segera kembali ke rumah mereka dengan aman tanpa hambatan.
Sempat akan Berdamai
Sebelumnya, Thailand dan Kamboja telah sepakat untuk mengadakan pertemuan para pejabat pertahanan akhir pekan ini, seiring para pemimpin regional mendorong diakhirinya kekerasan mematikan di sepanjang perbatasan kedua negara.
Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow mengumumkan rencana pembicaraan tersebut pada hari Senin setelah pertemuan khusus para menteri luar negeri ASEAN di Kuala Lumpur, yang berupaya menyelamatkan gencatan senjata.
Sihasak mengatakan kepada wartawan bahwa diskusi pekan ini akan diadakan pada hari Rabu di Chanthaburi, Thailand, dalam kerangka komite perbatasan bilateral yang sudah ada.
Namun, hanya beberapa jam setelah pembicaraan krisis regional diadakan di Malaysia, Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan bahwa militer Thailand mengerahkan jet tempur untuk membombardir wilayah provinsi Siem Reap dan Preah Vihear.
Mengutip Al Jazeera, tentara Thailand mengatakan Kamboja telah menembakkan puluhan roket ke Thailand, dan angkatan udara Bangkok membalas dengan serangan udara terhadap dua sasaran militer Kamboja.
Thailand dan Kamboja terlibat dalam baku tembak roket dan artileri setiap hari di sepanjang perbatasan darat mereka yang sepanjang 817 km setelah gencatan senjata runtuh, dengan pertempuran di berbagai titik yang membentang dari daerah berhutan dekat Laos hingga provinsi pesisir Teluk Thailand.
Terlepas dari baku tembak lintas perbatasan, Kementerian Dalam Negeri Kamboja mengatakan tetap "optimis bahwa pihak Thailand akan menunjukkan ketulusan" dalam menerapkan gencatan senjata.
Namun, Sihasak memperingatkan bahwa pertemuan mendatang mungkin tidak akan langsung menghasilkan gencatan senjata.
Baca juga: Perdamaian Thailand-Kamboja Temui Titik Terang, Kedua Negara Sepakat Bahas Gencatan Senjata
"Posisi kami adalah gencatan senjata tidak datang dengan pengumuman, tetapi harus berasal dari tindakan," katanya.
Kementeriannya mengatakan bahwa militer kedua negara akan “membahas implementasi, langkah-langkah terkait, dan verifikasi gencatan senjata secara rinci”.
Dalam pernyataan setelah pembicaraan di Kuala Lumpur, ASEAN juga menyerukan kepada Thailand dan Kamboja untuk “memulihkan rasa saling percaya dan keyakinan, serta kembali berdialog”.
(Tribunnews.com/Whiesa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERDAMAIAN-THAILAND-DENGAN-KAMBOJA-23122025.jpg)