Minggu, 3 Mei 2026

Penembakan Massal di Nigeria: 30 Orang Tewas dan Puluhan Warga Diculik

Penembakan massal di Desa Kasuwan-Daji pada Sabtu malam tewaskan setidaknya 30 orang, puluhan warga lainnya ikut diculik termasuk anak-anak

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Tiara Shelavie
Tangkap Layar Youtube / africanews
PENEMBAKAN MASSAL NIGERIA - Pihak aparat berwajib tiba di lokasi kejadian penembakan massal di Desa Kasuwan-Daji di Distrik Borgu, Negara Bagian Niger, Nigeria pada Minggu (4/1/2025) 

Abdullahi Rofia, pejabat Badan Manajemen Darurat Negara Bagian Niger, juga membenarkan laporan jurnalis bahwa warga desa digiring dan dibunuh.

Ia mengatakan kepada BBC bahwa warga di komunitas tersebut sangat ketakutan.

 "Mereka bersembunyi, mereka terlalu takut untuk berbicara dengan siapa pun. Mereka khawatir bahwa jika berbicara, kelompok itu akan kembali dan melakukan hal yang sama kepada mereka." ungkap Rofia.

Serangan dan penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata ini sendiri telah menjadi masalah di Nigeria selama bertahun-tahun karena minimnya pengamanan di sejumlah daerah.

Hal ini juga ikut menjadi perhatian bagi salah seorang saksi mata serangan kepada BBC Hausa.

Ia mengatakan kepada BBC Hausa bahwa tidak ada pasukan keamanan di desa tersebut.

Baca juga: Perayaan Tahun Baru di Sydney Diisi Hening Cipta Satu Menit untuk Korban Penembakan Pantai Bondi

"Kami ingin pemerintah membantu kami. Dulu kami hanya mendengar masalah ini terjadi di tempat lain, tetapi sekarang hal itu terjadi di desa kami sendiri," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa serangan yang dibiarkan di Nigeria selama bertahun-tahun ini membuat orang-orang terpaksa meninggalkan rumah tempat mereka dilahirkan dan dibesarkan. 

"Kami mati seperti ayam, dan apakah pemerintah peduli terhadap kami? Pemerintah mendengar dan melihat apa yang terjadi, tetapi tidak melakukan apa-apa. Apa yang bisa kami lakukan sebagai rakyat biasa?" pungkasnya.

(Tribunnews.com/Bobby)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved