Minggu, 3 Mei 2026

Investasi di Pakistan jadi Sorotan, Ini Kata World Bank dan IMF

Special Investment Facilitation Council/SIFC dinilai belum mampu merealisasikan komitmen dan target strategis yang telah dicanangkan.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
Tangkap layar X
Bendera Pakistan - Dewan Fasilitasi Investasi Khusus Pakistan (Special Investment Facilitation Council/SIFC) dinilai belum mampu merealisasikan komitmen dan target strategis yang telah dicanangkan. 

Ringkasan Berita:
  • Dewan Fasilitasi Investasi Khusus Pakistan (SIFC) dinilai belum mampu merealisasikan komitmen dan target strategis yang dijanjikan sejak pembentukannya.
  • Bank Dunia dan IMF menegaskan bahwa lemahnya investasi Pakistan bersumber dari persoalan struktural mendalam.
  • Pendekatan SIFC yang mengandalkan mekanisme khusus dan jalur paralel justru memperlembaga ekonomi favoritisme.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Fasilitasi Investasi Khusus Pakistan (Special Investment Facilitation Council/SIFC) dinilai belum mampu merealisasikan komitmen dan target strategis yang telah dicanangkan.

Dampaknya krisis investasi di Pakistan terus menunjukkan eskalasi yang signifikan.

Hal ini tercermin jelas dari indikator makroekonomi utama.

Dalam laporan Pakistan Development Update, World Bank menegaskan bahwa masalah utama investasi Pakistan bersifat struktural, bukan prosedural.

“Tingkat investasi yang rendah di Pakistan mencerminkan kelemahan struktural yang mendalam, termasuk ketidakpastian kebijakan, institusi yang lemah, dan persaingan yang tidak adil bagi para pelaku sektor swasta,” tulis World Bank, dikutip dari Daily Mirror, Selasa (6/1/2026).

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Badan Moneter Internasional (IMF).

Dalam konferensi pers mengenai Pakistan pada 2025, juru bicara IMF menekankan pentingnya konsistensi kebijakan dibanding insentif ad hoc.

“Investasi swasta berkelanjutan membutuhkan lingkungan kebijakan yang dapat diprediksi dan perlakuan yang sama di bawah hukum, bukan pengecualian diskresioner atau pengaturan khusus,” ucapnya.

Rasio investasi terhadap produk domestik bruto (PDB) Pakistan stagnan di kisaran 13,1 persen, atau kurang dari setengah rata-rata regional yang melampaui 30 persen.

Di tengah lingkungan regional yang menjadikan pembentukan modal sebagai mesin utama pertumbuhan, produktivitas, dan daya saing, Pakistan.

Kebijakan SIFC dalam dua tahun belum menunjukkan hasil sebanding.

Solusi SIFC

Saat diluncurkan, SIFC dipromosikan sebagai solusi terobosan.

Lembaga ini diklaim mampu menembus hambatan birokrasi, memangkas regulasi berbelit, serta mempercepat masuknya investasi asing berskala besar.

Dengan berbagai dukungan dan kewenangan luas, SIFC dipasarkan sebagai jalan pintas menuju kebangkitan ekonomi Pakistan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved