Sabtu, 2 Mei 2026

Konflik Yaman

Koalisi Pimpinan Saudi Serang Yaman, Klaim Pemimpin STC al-Zubaidi Kabur

Koalisi pimpinan Saudi menyerang Yaman selatan dan mengklaim pemimpin STC al-Zubaidi kabur usai gagal terbang ke Riyadh.

Tayang:
Str/Xinhua
KONFLIK DI YAMAN - Tentara Dewan Transisi Selatan (STC) meninggalkan provinsi Abyan selatan, Yaman, pada 16 Desember 2020. (Foto arsip 2020/Str/Xinhua) 

Ringkasan Berita:
  • Koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan di Yaman selatan dan mengklaim pemimpin Dewan Transisi Selatan (STC) Aidarous al-Zubaidi melarikan diri usai gagal terbang ke Riyadh untuk pembicaraan politik.
  • Serangan dilakukan di Provinsi Dhali setelah koalisi menerima informasi mobilisasi pasukan bersenjata berat oleh STC.
  • Koalisi menyebut langkah itu sebagai serangan pendahuluan untuk mencegah eskalasi konflik dan melindungi warga sipil.

TRIBUNNEWS.COM - Koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan di Yaman selatan.

Mereka juga mengklaim pemimpin Dewan Transisi Selatan (STC), Aidarous al-Zubaidi, telah melarikan diri ke lokasi yang tidak diketahui.

Al Jazeera melaporkan, serangan tersebut dilakukan di Provinsi Dhali.

Provinsi Dhali (Al-Dhalea) berjarak sekitar 300 kilometer di selatan Sana’a, ibu kota Yaman.

Provinsi ini berada di wilayah Yaman selatan, berbatasan dengan Aden dan menjadi titik strategis penghubung antara Yaman utara dan selatan.

Dhali juga kerap menjadi wilayah rawan konflik karena posisinya dekat jalur militer dan logistik utama.

Dikatakan al-Zubaidi gagal menaiki pesawat yang dijadwalkan membawanya ke Arab Saudi untuk menghadiri pembicaraan politik.

Koalisi menyebut al-Zubaidi dijadwalkan terbang dari Aden pada Selasa (6/1/2026) malam menuju Riyadh untuk membahas upaya meredakan konflik antara STC dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Namun, menurut pernyataan resmi koalisi, al-Zubaidi tidak naik pesawat tersebut.

Dirinya diduga melarikan diri dan tujuan pelarian tersebut belum diketahui.

Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa al-Zubaidi telah memobilisasi pasukan besar, termasuk kendaraan lapis baja, senjata berat dan ringan, serta amunisi.

Baca juga: Arab Saudi-UEA Panas di Yaman Seusai STC Rebut Hadramaut, Emir Qatar Turun Tangan Jadi Penengah

Pasukan tersebut disebut bergerak dari kamp Hadid dan al-Sulban menuju Provinsi Dhali sekitar tengah malam, memicu kekhawatiran eskalasi konflik.

Koalisi kemudian melancarkan apa yang disebut sebagai “serangan pendahuluan terbatas” sekitar pukul 04.00 waktu setempat untuk menggagalkan upaya perluasan pertempuran ke wilayah tersebut.

Menurut Al Arabiya, penerbangan Yemenia Airways yang membawa delegasi STC sempat tertunda lebih dari tiga jam dan akhirnya berangkat tanpa kehadiran al-Zubaidi.

Koalisi juga menuduh al-Zubaidi telah mendistribusikan senjata dan amunisi kepada puluhan pejuang di Aden guna menciptakan kerusuhan di kota tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved