Konflik Rusia Vs Ukraina
Hadiri Misa Natal Ortodoks, Putin Puji Peran Pasukan Rusia Jalankan Misi Suci Bela Negara di Ukraina
Putin hadiri kebaktian Natal Ortodoks Rusia dan memuji pasukan militernya yang disebut menjalankan misi suci membela Tanah Air.
Ringkasan Berita:
- Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri kebaktian Natal Ortodoks pada Rabu (6/1/2026) di tengah perang Rusia-Ukraina yang memasuki tahun keempat.
- Pada kesempatan tersebut, Putin memuji pasukan Rusia yang disebut menjalankan “misi suci” membela Tanah Air.
- Kremlin terus menekankan simbolisme religius dan patriotik untuk menopang dukungan publik.
TRIBUNNEWS.COM - Di tengah tekanan internasional dan konflik berkepanjangan di Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri kebaktian Natal Ortodoks Rusia pada Rabu (6/1/2026) dini hari waktu setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Putin memuji peran pasukan Rusia dalam perang di Ukraina.
Rekaman video yang dirilis menunjukkan Putin mengenakan setelan gelap tanpa dasi.
Ia berdiri di antara prajurit berseragam bersama keluarga mereka.
Kebaktian tersebut dipimpin oleh para ulama di Gereja St George Victory Bearer, dekat Moskow.
Ia menyebut pasukan Rusia menjalankan “misi suci” untuk membela negara dan rakyatnya.
Reuters melaporkan, Putin menyampaikan pujian tersebut seusai mengikuti kebaktian yang digelar sekitar tengah malam, tradisi utama perayaan Natal Ortodoks Rusia.
Tradisi utama perayaan Natal Ortodoks Rusia adalah kebaktian malam (liturgi) yang digelar sekitar tengah malam pada 6–7 Januari, diikuti doa, nyanyian rohani, dan pembacaan Kitab Suci di gereja.
Selain itu, umat biasanya berpuasa sebelum Natal, lalu mengakhiri puasa dengan makan bersama keluarga, serta saling memberi ucapan dan sedekah sebagai wujud syukur dan kasih.
Dalam pernyataannya, Putin mengaitkan peran militer dengan nilai spiritual, persatuan nasional, dan pengabdian kepada Tanah Air.
“Para pejuang Rusia selalu, seolah-olah atas perintah Tuhan, menjalankan misi ini untuk membela Tanah Air dan rakyatnya,” ujar Putin.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.414: AS Akhirnya Dukung Jaminan Keamanan Ukraina
Ia menyebut pasukan Rusia berperan menyelamatkan negara dan masyarakat.
Kehadiran Putin dalam kebaktian Natal Ortodoks ini berlangsung di tengah perang Rusia di Ukraina yang mendekati tahun keempat sejak invasi skala penuh dilancarkan.
Kremlin selama ini menggambarkan konflik tersebut sebagai misi nasional, dengan mengandalkan simbolisme patriotik dan religius untuk memperkuat dukungan publik.
Natal Ortodoks Rusia dirayakan setiap 7 Januari dan biasanya dihadiri ribuan jemaat di berbagai gereja.
Putin sendiri kerap mengikuti kebaktian dengan skala lebih kecil, termasuk di lingkungan Kremlin.
The Guardian melaporkan, pidato Putin dalam perayaan keagamaan ini kembali menegaskan upaya Kremlin mengaitkan operasi militer Rusia dengan nilai-nilai religius dan sejarah.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-saat-konferensi-akhir-tahun-di-Moskow-19-Desember-2025.jpg)