Sabtu, 11 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.504, Zelenskyy Ajukan Gencatan Energi ke Rusia

Melalui AS, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengajukan gencatan senjata energi ke Rusia guna menghentikan serangan terhadap fasilitas energi.

Website Presiden Ukraina
PRESIDEN UKRAINA ZELENSKYY - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Senin (9/2/2026), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat menganugerahkan status nasional kepada Universitas Negeri “Institut Penerbangan Kyiv” dan bertemu dengan para mahasiswa dan fakultasnya, Kamis (6/2/2026). Pada 6 April 2026, melalui AS, Zelenskyy mengajukan gencatan senjata energi ke Rusia guna menghentikan serangan terhadap fasilitas energi. 

Ringkasan Berita:
  • Perang Rusia–Ukraina memasuki hari ke-1.504, Ukraina menawarkan penghentian serangan terhadap infrastruktur energi jika Rusia melakukan hal serupa.
  • Zelenskyy menyampaikan usulan ini melalui AS, namun Rusia dinilai belum menunjukkan kesediaan gencatan senjata meski komunikasi masih berlangsung.
  • Serangan drone Ukraina yang menargetkan fasilitas minyak Rusia dan serangan Rusia di Odesa yang menewaskan warga sipil.

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.504 pada Selasa (7/4/2026).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Kyiv siap menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia jika Moskow setuju untuk mengambil langkah-langkah timbal balik. 

Ukraina telah menyampaikan usulan tersebut kepada pihak Rusia melalui Amerika Serikat.

"Jika Rusia siap menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi kami, kami akan siap membalasnya. Usulan ini telah disampaikan kepada pihak Rusia melalui Amerika," kata Zelenskyy dalam pidatonya, Senin (6/4/2026).

Zelenskyy juga berterima kasih kepada mitra Ukraina, yang terus menekan Rusia dengan berbagai cara – memberlakukan sanksi, menghentikan kapal tanker, dan membatasi pasokan peralatan canggih ke Rusia.

Ia menekankan bahwa seluruh pendapatan minyak yang saat ini diperoleh Rusia akan dihabiskan untuk perang.

"Oleh karena itu, setiap pembatasan kemampuan Rusia untuk mengekspor minyak adalah langkah yang tepat," ujarnya.

Ia mengatakan Rusia, sebagai negara penghasil minyak, berupaya meningkatkan pendapatannya karena perang di Iran, tetapi drone dan rudal Ukraina membatasi kemampuannya untuk melakukan hal tersebut.

Sementara itu, Kremlin menyatakan meskipun proses negosiasi trilateral untuk menyelesaikan perang di Ukraina saat ini ditangguhkan, Rusia terus bertukar informasi dengan AS.

Pada malam tanggal 5-6 April, drone yang dioperasikan oleh Pusat Operasi Khusus Alpha (bagian dari Dinas Keamanan Ukraina), bekerja sama dengan pasukan pertahanan, menyerang terminal minyak Sheskharis di pelabuhan Novorossiysk di Krai Krasnodar, Rusia.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menegaskan dalam pertemuan dengan Zelenskyy bahwa Turki bersedia menjadi tuan rumah putaran pembicaraan selanjutnya tentang mengakhiri perang Rusia-Ukraina, dan Zelenskyy mendukung usulan tersebut, lapor Pravda.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.503, Zelenskyy Kunjungi Suriah, Hidupkan Hubungan Diplomatik

Berita Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina meletus pada 24 Februari 2022 saat Rusia melancarkan invasi besar-besaran.

Namun, konflik ini sebenarnya sudah lama berkembang akibat hubungan Ukraina yang semakin dekat dengan negara Barat seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat, yang membuat Rusia merasa terancam.

Ketegangan semakin memanas sejak peristiwa Revolusi Maidan pada 2014 di Kyiv, yang mendorong Ukraina semakin condong ke Barat.

Sebagai respons, Rusia mencaplok wilayah Krimea dan konflik bersenjata pecah di wilayah Donbas antara pasukan Ukraina dan kelompok separatis yang didukung Rusia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved