Minggu, 18 Januari 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Trump Tanggapi Zelenskyy yang Sarankan AS untuk Culik Putin seperti Maduro

Presiden AS Trump menanggapi Presiden Ukraina Zelenskyy yang menyarankan AS untuk menculik Presiden Rusia Putin seperti AS culik Nicolas Maduro.

Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 8 Januari 2026. Presiden AS Trump menanggapi Presiden Ukraina Zelenskyy yang menyarankan AS untuk menculik Presiden Rusia Putin seperti AS culik Nicolas Maduro. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump mengatakan ia tidak akan menculik Presiden Rusia Vladimir Putin, seperti apa yang ia lakukan terhadap presiden Venezuela Nicolas Maduro.
  • AS dengan mudah menculik Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, pada 3 Januari lalu.
  • Presiden Ukraina Zelenskyy menyarankan AS melakukan hal yang sama terhadap Putin, yang dianggap "diktaktor".
  • Perang Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.418 ketika Rusia menggunakan rudal Oreshnik dalam serangan besarnya.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjawab pertanyaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang menantangnya untuk menculik Presiden Rusia Vladimir Putin, sama seperti ketika AS menculik presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Kepada wartawan, Trump mengatakan ia tidak akan menculik Putin karena mereka memiliki hubungan yang baik.

"Itu tidak perlu. Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya, meskipun saya kecewa padanya," kata Trump, menurut laporan EA Daily, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, mengakhiri perang di Ukraina akan lebih mudah, dengan sekali lagi mengkritik pendahulunya, Joe Biden, karena mendukung Ukraina tanpa menuntut kompensasi, dan menyebutnya sebagai hal yang buruk.

Pada 3 Januari lalu, AS meluncurkan operasi militer untuk menangkap Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, setelah kedua negara tersebut bersitegang karena isu penyelundupan narkoba dan geng kriminal.

Trump menuduh Maduro bekerja sama dengan geng kriminal dan penyelundupan narkoba ke AS, serta menjulukinya sebagai diktaktor Venezuela.

Pemerintah Venezuela membantah semua tuduhan Trump, menganggap operasi AS hanya untuk membuka jalan baginya guna menguasai minyak dan mineral di negara Amerika Latin yang kaya sumber cadangan minyak tersebut.

Menanggapi penangkapan Nicolas Maduro yang "mudah" bagi AS, Zelenskyy menyarankan AS untuk melakukan hal yang sama terhadap Putin.

“Bagaimana seharusnya saya menanggapi ini? Apa yang bisa saya katakan?” kata Zelenskyy kepada wartawan setelah bertemu dengan penasihat keamanan nasional Eropa pada Sabtu (3/1/2026), setelah AS menangkap Maduro di hari yang sama.

“Jika cara ini bisa diterapkan pada diktator, maka AS tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya,” lanjutnya, dikutip dari Euro News.

Baca juga: Analis Peringatkan Eropa: Ambisi AS atas Greenland Berisiko Lemahkan NATO dan Untungkan Rusia

Ia menyarankan agar Trump memperlakukan Putin dengan cara yang sama, karena Rusia terus melancarkan serangan terhadap Ukraina tiga tahun setelah menginvasi negara yang dilanda perang tersebut.

Info Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.418 pada Minggu (11/1/2026).

Perang Rusia–Ukraina bermula dari serangan militer besar yang dilancarkan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022. 

Serangan ini menjadi puncak dari ketegangan panjang antara kedua negara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Akar konflik dapat ditelusuri sejak runtuhnya Uni Soviet, ketika Rusia dan Ukraina berdiri sebagai negara merdeka dengan arah politik dan kepentingan keamanan yang kerap bertolak belakang. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved