Konflik Palestina Vs Israel
Tak Hanya Rusia, Trump juga Undang China Gabung Dewan Perdamaian Gaza
AS telah meminta berbagai pemimpin untuk duduk di Dewan Perdamaian Gaza, termasuk China dan Rusia.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Beijing mengonfirmasi China telah diundang untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Selasa (20/1/2026).
Dewan tersebut awalnya dirancang untuk mengawasi pembangunan kembali Gaza yang dilanda perang, tetapi piagam tersebut tampaknya tidak membatasi perannya hanya pada wilayah Palestina yang diduduki.
AS telah meminta berbagai pemimpin untuk duduk di dewan tersebut, yang diketuai oleh Trump, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney.
"China telah menerima undangan dari Amerika Serikat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun dalam konferensi pers rutin, tanpa menyebutkan apakah Beijing akan menerima undangan tersebut.
Dilansir Al Arabiya, Guo mengatakan, hubungan China-AS telah mencapai stabilitas secara keseluruhan dalam setahun terakhir, meskipun terjadi perang dagang yang menyebabkan kedua negara saling memberlakukan tarif balasan terhadap produk masing-masing.
"Selama setahun terakhir, hubungan China-AS telah mengalami pasang surut, tetapi telah mempertahankan stabilitas dinamis secara keseluruhan," kata Guo kepada wartawan.
"Kerja sama antara China dan AS menguntungkan kedua belah pihak, sementara konfrontasi merugikan keduanya," jelasnya.
Trump Undang Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya juga telah diundang untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza.
Kremlin mengatakan, Putin diundang Trump bertujuan untuk menyelesaikan konflik secara global dan mengawasi pemerintahan serta rekonstruksi di Gaza.
Selama bertahun-tahun, Moskow mencoba menyeimbangkan hubungan dengan semua pemain utama di Timur Tengah – termasuk Israel dan Palestina.
Namun, sejak perang Israel-Hamas dan serangan Rusia terhadap Ukraina, Putin telah menjauh dari Israel, dan meningkatkan hubungan dengan musuh-musuhnya seperti Iran.
Baca juga: Trump Kumpulkan Tokoh Dunia, Bujuk Netanyahu, Putin hingga Xi Jinping Masuk Dewan Perdamaian Gaza
Moskow juga berupaya menjalin hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara Teluk di tengah meningkatnya isolasi Barat.
“Presiden Putin juga menerima undangan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian ini,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov kepada wartawan, Senin (19/1/2026), masih dari Al Arabiya.
"Rusia berupaya untuk mengklarifikasi semua nuansa dari tawaran tersebut dengan Washington," katanya, tanpa menambahkan apakah kepala Kremlin cenderung untuk bergabung.
Sementara itu, Putin sebelumnya memuji upaya Trump untuk menyelesaikan konflik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TRUMP-XI-JINPING-Pertemuan-antara-Donald-Trump-dan-Xi-Jinping.jpg)