Iran Vs Amerika Memanas
AS Bersiap Serangan Kilat ke Teheran, Netanyahu: Awas Kalau Iran Balasnya ke Israel
Iran diyakini akan menyerang balik terhadap entitas apa pun yang terkait AS jika negara mereka diserang duluan, termasuk ke Israel, sekutu AS.
AS Bersiap Serangan Kilat ke Teheran, Netanyahu: Awas Kalau Israel yang Jadi Sasaran Iran
TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Iran melakukan kesalahan besar jika menyerang Israel terkait rencana Amerika Serikat menyerang negara Persia tersebut.
Berbicara dalam rapat Knesset pada Senin (26/1/2026), Netanyahu mengatakan kalau Israel tetap siaga tinggi sebagai persiapan menghadapi ancaman apa pun dari Iran.
Iran diyakini akan menyerang balik terhadap entitas apa pun yang terkait AS jika negara mereka diserang duluan, termasuk menyasar Tel Aviv.
Baca juga: Tujuh Skenario Iran Serang Daratan AS Jika Trump Serang Teheran Duluan: Pakai Drone Lintas Benua?
Soal skenario balasan Iran, Netanyahu, yang dicari oleh Mahkamah Pidana Internasional atas tuduhan kejahatan perang di Gaza, mengatakan:
"Respons Tel Aviv akan menentukan, seraya mencatat bahwa pemerintahnya akan terus berupaya untuk memperluas "lingkaran perdamaian di kawasan kita" dan mendorong peluang, perjanjian, aliansi, dan normalisasi baru dengan negara-negara Arab dan Islam," kata laporan Khaberni, Selasa (27/1/2026).
Adapun Kepala Komando Pusat AS, Brad Cooper, menggambarkan serangan AS di Iran akan "singkat, cepat, dan bersih".
Pernyataan Cooper itu dilontarkan saat AS menggelar latihan militer dari kapal induk USS Abraham Lincoln di Samudera Hindia, Kamis (22/1/2026).
Komando tersebut menyatakan kalau latihan militer tersebut bertujuan untuk "mendemonstrasikan kemampuan untuk memproyeksikan, mendistribusikan, dan mempertahankan kemampuan udara tempur di seluruh wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS."
Saluran televisi Israel Channel 14 mengutip pernyataan Cooper saat bertemu dengan Kepala Staf Israel Eyal Zamir kalau operasi tempur AS di Iran akan didasarkan pada "operasi singkat, cepat, dan bersih."
"Ia menekankan bahwa kesiapan penuh di front Iran membutuhkan waktu, tetapi Amerika Serikat selalu siap untuk tindakan terbatas apa pun," tulis laporan tersebut.
Cooper mengindikasikan kalau setiap potensi serangan yang dilakukan AS hanya akan menargetkan para pejabat Iran yang telah melukai para demonstran.
Koordinasi dan Pertahanan
Dalam konteks yang sama, Kepala Staf Militer Israel Eyal Zamir menyatakan bahwa koordinasi pertahanan antara Israel dan Amerika Serikat masuk dalam pembahasan jika terjadi serangan yang dapat menyebabkan peluncuran rudal balistik ke arah Israel.
Komandan Komando Utara Israel mengkonfirmasi kalau Tel Aviv memantau penumpukan pasukan AS di Teluk dan bersiap untuk kemungkinan serangan, tetapi tidak mengetahui bagaimana situasi dengan Iran akan berkembang.
Sementara itu, Channel 12 Israel mengutip komandan Komando Utara Israel yang menegaskan bahwa Tel Aviv tidak mengetahui ke mana arah situasi terkait Iran, dengan mengatakan, “Kami melihat peningkatan kekuatan Amerika di Teluk, dan kami bersiap untuk kemungkinan bahwa Washington akan memutuskan untuk melancarkan serangan.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/RUDAL-IRAN-Penampakan-rudal-rudal-Iran-di-langit-Tel-Aviv-Israel.jpg)