Kamis, 21 Mei 2026

3 Kecelakaan Pesawat Terjadi dalam 4 Hari: di Idaho, Maine, dan Kolombia

Tiga kecelakaan pesawat terjadi dalam empat hari di Maine, Idaho, dan Kolombia, menewaskan total 22 orang.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
  • Tiga kecelakaan pesawat terjadi dalam empat hari di Maine, Idaho, dan Kolombia
  • Kecelakaan itu menewaskan total 22 orang termasuk seorang anggota kongres Kolombia
  • Otoritas setempat sedang menyelidiki penyebab insiden di masing-masing lokasi.


TRIBUNNEWS.COM –
Tiga kecelakaan pesawat terjadi dalam kurun waktu empat hari, menewaskan total 22 orang.

Berikut Tribunnews merangkum ketiga kecelakaan pesawat tersebut.

1. Maine, AS – Minggu, 25 Januari 2026

Enam orang tewas dalam kecelakaan jet pribadi di negara bagian Maine, Amerika Serikat, Minggu (25/1/2026).

Mengutip The Hill, para pejabat mengatakan pesawat Bombardier Challenger 600 terbalik dan terbakar saat lepas landas dari Bandara Internasional Bangor di Penobscot County, Maine, sekitar pukul 19.45 EST.

Saat kecelakaan terjadi, salju setebal 25 cm menutupi tanah, menurut Associated Press.

Badan Penerbangan Federal (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) sedang menyelidiki penyebab insiden tersebut.

Pihak bandara mengatakan pada Senin (25/1/2026) sore bahwa enam orang berada di dalam jet bisnis tersebut berdasarkan manifes penerbangan, dan semuanya meninggal dunia.

FAA sebelumnya pada hari yang sama mengatakan tujuh orang tewas dalam kecelakaan itu.

KECELAKAAN PESAWAT MAINE - Tangkap layar YouTube NEWS CENTER Maine 29 Januari 2026, memperlihatkan bangkai pesawat yang masih berada di runway setelah terbalik karena gagal takeoff. Enam orang tewas dalam kecelakaan itu.
KECELAKAAN PESAWAT MAINE - Tangkap layar YouTube NEWS CENTER Maine 29 Januari 2026, memperlihatkan bangkai pesawat yang masih berada di runway setelah terbalik karena gagal takeoff. Enam orang tewas dalam kecelakaan itu. (tangkapan layar)

Baca juga: Investigasi Pesawat ATR 42-500, KNKT Temukan Rekaman Pilot Selama 2 Jam

“Pesawat terbalik. Kita punya pesawat penumpang yang terbalik,” kata seseorang dalam rekaman audio petugas pengontrol lalu lintas udara, 45 detik setelah jet lepas landas.

Tim penyelamat pertama tiba di lokasi kecelakaan dalam waktu satu menit, kata Direktur Bandara Internasional Bangor, Jose Saavedra, kepada wartawan dalam konferensi pers.

“Ini hal yang biasa bagi kami untuk menghadapi peristiwa cuaca, dan kami memiliki kru di lokasi untuk menangani kondisi cuaca yang sedang berlangsung,” kata Saavedra.

Ia menambahkan bahwa pesawat komersial dan pribadi lainnya tetap mendarat dan lepas landas selama insiden tersebut.

2. Idaho, AS – Selasa, 27 Januari 2026

Mengutip CBS News, sebuah pesawat kecil jatuh ke Sungai Payette dekat Emmett, negara bagian Idaho, Amerika Serikat, Selasa (27/1/2026).

Dua orang tewas dalam kecelakaan itu.

Salah satu korban adalah Roland Steadham, kepala ahli meteorologi di stasiun afiliasi CBS Boise, KBOI atau Idahonews.

KBOI melaporkan Steadham tewas bersama satu orang lainnya.

KECELAKAAN PESAWAT IDAHO - Tangkap layar YouTube Idaho News 6 tanggal 28 Januari 2026, memperlihatkan bangkai pesawat yang jatuh di Emmet, Idaho, AS. Dua orang tewas dalam insiden ini.
KECELAKAAN PESAWAT IDAHO - Tangkap layar YouTube Idaho News 6 tanggal 28 Januari 2026, memperlihatkan bangkai pesawat yang jatuh di Emmet, Idaho, AS. Dua orang tewas dalam insiden ini. (tangkapan layar)

Disebutkan bahwa Steadham merupakan pilot berpengalaman dan mengoperasikan pesawat kecil dari Bandara Kota Emmett.

Menurut biografi KBOI, Steadham adalah pilot berlisensi komersial dan penerjun payung yang antusias.

Ia telah mencatat lebih dari 3.000 jam terbang dengan berbagai jenis pesawat, mulai dari pesawat aerobatik kompetisi hingga jet bermesin ganda dan pesawat layang.

Pesawat tersebut diduga menabrak kabel listrik sebelum jatuh ke sungai yang membeku, kata Kantor Sheriff Gem County.

Kecelakaan itu dilaporkan pada pukul 10.58 pagi hari Selasa, menurut kantor tersebut.

Kedua penumpang tewas dalam kecelakaan itu, kata pihak berwenang.

Penumpang lainnya di pesawat tersebut belum diidentifikasi secara publik.

KBOI dan kantor sheriff tidak menyebutkan apakah Steadham yang menerbangkan pesawat saat kecelakaan terjadi.

3. Kolombia – Rabu, 28 Januari 2026

Sebuah pesawat kecil jatuh pada Rabu (28/1/2026) di daerah pedesaan Provinsi Norte de Santander, timur laut Kolombia, menewaskan seluruh 15 orang di dalamnya, termasuk seorang anggota kongres, kata pihak berwenang.

Dilaporkan Associated Press, Satena, maskapai penerbangan milik negara yang mengoperasikan penerbangan tersebut, mengatakan bahwa pejabat setempat di komunitas Curasica memberi tahu pihak berwenang tentang lokasi jatuhnya pesawat dan tim penyelamat dikerahkan untuk memeriksa kondisi para penumpang.

Kementerian Transportasi Kolombia kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa setelah pesawat ditemukan di lokasi, pihak berwenang mengonfirmasi tidak ada yang selamat.

KECELAKAAN PESAWAT KOLOMBIA - Tangkap layar YouTube The Indian Express tanggal 29 Januari 2026, memperlihatkan pesawat yang jatuh di Kolombia. 15 orang yang ada di dalamnya tewas.
KECELAKAAN PESAWAT KOLOMBIA - Tangkap layar YouTube The Indian Express tanggal 29 Januari 2026, memperlihatkan pesawat yang jatuh di Kolombia. 15 orang yang ada di dalamnya tewas. (tangkapan layar)

Pesawat dengan nomor registrasi HK4709 itu lepas landas pukul 11.42 waktu setempat dari bandara di Cúcuta, ibu kota departemen tersebut, menuju Ocaña, sebuah kotamadya yang dikelilingi pegunungan, dalam penerbangan yang biasanya berlangsung sekitar 40 menit.

Menurut pernyataan Satena, kontak terakhir pesawat dengan pengontrol lalu lintas udara terjadi beberapa menit setelah lepas landas.

Para pejabat tidak menyebutkan penyebab kecelakaan, tetapi mengatakan akan dilakukan penyelidikan.

Pesawat kecil itu membawa 2 awak dan 13 penumpang, termasuk Diogenes Quintero (36), seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk wilayah Catatumbo, kata maskapai tersebut.

Carlos Salcedo, seorang pemimpin sosial yang mencalonkan diri sebagai anggota Kongres, juga termasuk di antara para korban.

Quintero dikenal sebagai pembela hak asasi manusia terkemuka di wilayah perbatasan yang bermasalah dengan Venezuela, tempat asalnya sekaligus lokasi kecelakaan tersebut.

Sebagai seorang pengacara, ia terpilih pada 2022 sebagai salah satu dari 16 perwakilan di majelis rendah untuk mewakili lebih dari 9 juta korban konflik bersenjata Kolombia yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Kursi-kursi tersebut diciptakan sebagai bagian dari perjanjian damai penting tahun 2016 antara pemerintah Kolombia dan kelompok gerilya terbesar di negara itu, FARC.

Partainya, Partai U, menyatakan penyesalan atas kematiannya dan mengatakan bahwa ia adalah seorang pemimpin yang berkomitmen pada wilayahnya, dengan panggilan kuat untuk melayani.

Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan melalui media sosial:

“Saya sangat sedih atas kematian ini. Belasungkawa tulus saya kepada keluarga mereka. Semoga mereka beristirahat dalam damai.”

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved