Selasa, 21 April 2026

Virus Nipah

Virus Nipah Kembali Muncul di India, Ini Gejala, Penularan, dan Tingkat Bahayanya

WHO melaporkan dua kasus virus Nipah di India. Virus mematikan ini menular dari hewan ke manusia dan belum memiliki vaksin.

Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan darah di laboratorium khusus.

Hingga kini belum tersedia vaksin atau obat khusus untuk virus Nipah.

Penanganan hanya bersifat suportif, termasuk bantuan pernapasan pada kasus berat.

Obat antivirus ribavirin pernah digunakan, tetapi efektivitasnya masih terbatas.

Wilayah Persebaran

Wabah Nipah tercatat hampir setiap tahun di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Negara yang paling sering melaporkan kasus adalah Bangladesh, India, Malaysia, dan Filipina.

Baca juga: WHO Kategorikan Virus Nipah Patogen Mematikan, Pakar Jelaskan Potensi Pandemi Tak Sebesar Covid-19

Virus ini juga ditemukan pada kelelawar di sejumlah negara Asia dan Afrika.

Hingga 2024, tercatat sekitar 754 kasus Nipah di dunia.

WHO mengimbau masyarakat menghindari konsumsi buah mentah yang tidak higienis dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan dari hewan ke manusia.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved