Virus Nipah
Virus Nipah Kembali Muncul di India, Ini Gejala, Penularan, dan Tingkat Bahayanya
WHO melaporkan dua kasus virus Nipah di India. Virus mematikan ini menular dari hewan ke manusia dan belum memiliki vaksin.
Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan darah di laboratorium khusus.
Hingga kini belum tersedia vaksin atau obat khusus untuk virus Nipah.
Penanganan hanya bersifat suportif, termasuk bantuan pernapasan pada kasus berat.
Obat antivirus ribavirin pernah digunakan, tetapi efektivitasnya masih terbatas.
Wilayah Persebaran
Wabah Nipah tercatat hampir setiap tahun di Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Negara yang paling sering melaporkan kasus adalah Bangladesh, India, Malaysia, dan Filipina.
Baca juga: WHO Kategorikan Virus Nipah Patogen Mematikan, Pakar Jelaskan Potensi Pandemi Tak Sebesar Covid-19
Virus ini juga ditemukan pada kelelawar di sejumlah negara Asia dan Afrika.
Hingga 2024, tercatat sekitar 754 kasus Nipah di dunia.
WHO mengimbau masyarakat menghindari konsumsi buah mentah yang tidak higienis dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan dari hewan ke manusia.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)