Minggu, 26 April 2026

Menlu Slowakia di Indonesia: Dunia Kini Hadapi Konflik Terbanyak Sejak Perang Dunia II

Menlu Slowakia di Jakarta peringatkan konflik global tertinggi sejak Perang Dunia II, buka konsulat di Bali, Indonesia jadi mitra kunci Indo-Pasifik.

Penulis: Igman Ibrahim
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Menteri Luar Negeri Slovakia, Juraj Blanar, saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Sugiono di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (3/2/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Dunia di ambang konflik terburuk sejak 1945
  • Slowakia buka konsulat kehormatan di Bali
  • Indonesia dipandang kunci stabilitas Indo-Pasifik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Slowakia Juraj Blanar dalam kunjungan resmi ke Indonesia menegaskan dunia kini menghadapi jumlah konflik tertinggi sejak Perang Dunia II, sekaligus membuka babak baru kerja sama bilateral dengan Indonesia.

Juraj Blanár menyampaikan pandangannya seusai bertemu Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). 

Ia menilai kondisi global mengkhawatirkan karena erosi hukum internasional dan meningkatnya eskalasi konflik di berbagai kawasan.

“Dalam konteks hukum internasional dan upaya perdamaian, saat ini dunia menghadapi jumlah konflik tertinggi sejak Perang Dunia II,” ujar Blanár.

Menurutnya, perdamaian yang dulu dianggap hal biasa kini semakin rapuh.

Ia menekankan perlunya kembali menjunjung hukum internasional bersama Indonesia dan negara lain sebagai “senjata” terkuat menjaga stabilitas. 

Blanár juga menegaskan, tanpa perdamaian, segala hal menjadi tidak berarti.

Momentum Diplomasi

Kunjungan Blanár ke Indonesia menjadi istimewa karena dilakukan setelah 16 tahun tidak ada kunjungan tingkat menteri dari Slowakia.

Ia menyebut kunjungan ini sebagai momentum untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama 75 tahun sejak era Cekoslowakia.

Dalam pertemuan bilateral, kedua negara membahas peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis, penguatan kerja sama ekonomi, serta dukungan terhadap berbagai inisiatif multilateral.

Slowakia juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat melakukan kunjungan balasan ke Bratislava tahun ini.

Konsulat Kehormatan di Bali

Blanár mengumumkan pembukaan Konsulat Kehormatan Slowakia di Bali, seiring meningkatnya jumlah wisatawan negaranya ke Indonesia.

Ia menilai langkah ini penting untuk memperkuat layanan konsuler sekaligus mendukung kerja sama ekonomi dan pariwisata.

Kerja Sama Strategis

Indonesia dan Slowakia menyepakati sejumlah kerja sama utama, antara lain:

  • Pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas.
  • Peningkatan hubungan bilateral menuju Kemitraan Strategis.
  • Riset pengembangan gandum tropis bersama Universitas Andalas.
  • Kerja sama pertahanan mencakup alih teknologi, pelatihan, riset, dan produksi bersama.
  • Dukungan Slowakia terhadap rencana Indonesia membangun PLTN pertama melalui transfer pengetahuan.
  • Penguatan perdagangan, investasi, pendidikan, pariwisata, serta kerja sama pembangunan berkelanjutan (energi, pangan, kesehatan).

Baca juga: Rusia Turun Tangan, Tawarkan Jalan Damai di Tengah Bara Konflik Iran VS AS

Sugiono menegaskan bahwa mekanisme bilateral yang telah ada menjadi fondasi untuk meningkatkan kerja sama ke tahap lebih tinggi. 

Ia menyebut pertemuan ini sebagai penegasan kembali komitmen kedua negara memperdalam kerja sama di sektor kunci.

Kunjungan Menlu Slowakia ke Jakarta bukan hanya membawa pesan tentang rapuhnya perdamaian dunia, tetapi juga membuka jalan bagi era baru kerja sama strategis Indonesia–Slowakia.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved