Sabtu, 30 Mei 2026

Bom di Pakistan

BREAKING NEWS : Bom Bunuh Diri Guncang Islamabad Pakistan, Menewaskan 31 Orang

Bom bunuh diri meledak saat salat Jumat di Islamabad. Sedikitnya 31 orang tewas dan 169 luka, polisi masih menyelidiki pelaku serangan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/ho
BOM BUNUH DIRI - Ledakan mengguncang Tarlai Imambargah di kawasan Shehzad Town, Islamabad, saat para jemaah tengah berkumpul untuk melaksanakan salat Jumat (6/2/2026). Berdasarkan laporan media lokal, sedikitnya 31 orang tewas dan 169 lainnya mengalami luka-luka 

Ringkasan Berita:
  • Ledakan bom bunuh diri mengguncang Tarlai Imambargah di Shehzad Town, Islamabad, saat salat Jumat, menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya 
  • Polisi dan tim penyelamat segera mengevakuasi korban ke rumah sakit, sementara status darurat diberlakukan di sejumlah fasilitas medis 
  • Hingga kini penyelidikan masih berlangsung dan belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab.

TRIBUNNEWS.COM, ISLAMABAD - Ledakan mengguncang Tarlai Imambargah di kawasan Shehzad Town, Islamabad, Pakistan saat para jemaah tengah berkumpul untuk melaksanakan salat Jumat.

Dikutip dari India Today, berdasarkan laporan media lokal, sedikitnya 31 orang tewas dan 169 lainnya mengalami luka-luka. 

Otoritas setempat sebut insiden tersebut diduga kuat sebagai aksi bom bunuh diri, berdasarkan hasil penyelidikan awal.

Rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan potongan tubuh berserakan di atas karpet di antara pecahan kaca.

Warga dan keluarga korban tampak panik, menyusuri lokasi ledakan sambil berusaha menemukan kerabat mereka.

Video lainnya menunjukkan aparat keamanan menutup area ledakan, sementara warga mulai berdatangan ke lokasi.

Sejumlah kendaraan terlihat hilir mudik membawa pejabat pemerintah Pakistan, aparat keamanan, tim forensik, serta tenaga medis.

Baca juga: Serangan Terkoordinasi Kelompok BLA Picu Eskalasi Konflik di Balochistan Pakistan

Polisi bersama tim penyelamat langsung melakukan evakuasi dan upaya pertolongan tak lama setelah ledakan terjadi.

Situasi di lokasi sempat kacau, terutama saat para korban luka dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat.

“Kami sudah memindahkan sejumlah korban ke rumah sakit. Saya belum bisa memastikan jumlah korban meninggal, namun memang ada korban jiwa,” ujar seorang pejabat kepolisian kepada Reuters.

Pascainsiden, The Express Tribune mengutip keterangan juru bicara Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS) yang menyatakan pihak rumah sakit telah menetapkan status darurat.

Para korban luka dirujuk ke PIMS dan Polyclinic guna menangani lonjakan pasien.

Serangan bom bunuh diri ini terjadi di tengah kunjungan kenegaraan dua hari Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, serta hanya berselang beberapa hari setelah bentrokan mematikan antara aparat keamanan Pakistan dan Balochistan Liberation Army yang menelan banyak korban di kedua pihak.

Ledakan tersebut menjadi insiden besar kedua yang terjadi di ibu kota Pakistan dalam kurun enam bulan terakhir.

Pada November lalu, sebuah bom mobil meledak di kompleks pengadilan Islamabad, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 25 lainnya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved