Jumat, 5 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Inggris Siaga Perang! Kirim Jet F-35 ke Siprus di Tengah Ancaman Konflik AS VS Iran

Inggris kirim jet F-35B ke Siprus di tengah memanasnya tensi AS-Iran. Langkah defensif ini disiapkan untuk antisipasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Tayang:
JN/tangkap layar
JET TEMPUR INGGRIS - Barisan pesawat tempur Jet F-35. AS dilaporkan menyetujui pengiriman terbaru amunisi dan persenjataan ke Israel sebagai bagian dari persetujuan kongres AS pada 2008 silam. Inggris kirim jet F-35B ke Siprus di tengah memanasnya tensi AS-Iran. Langkah defensif ini disiapkan untuk antisipasi konflik di kawasan Timur Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Inggris mengirim enam jet tempur siluman F-35B ke pangkalan RAF Akrotiri di Siprus sebagai langkah antisipasi meningkatnya ketegangan AS–Iran.
  • Penguatan ini bersifat defensif guna melindungi aset militer dan kepentingan Inggris, sekaligus meningkatkan kesiapan operasional tanpa terlibat langsung dalam konflik.
  • Langkah tersebut dipicu kekhawatiran eskalasi jika negosiasi nuklir AS–Iran gagal, di tengah sikap tegas Washington dan penolakan Iran menegosiasikan program rudalnya.

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Inggris dilaporkan mengirim tambahan jet tempur ke pangkalan militernya di Siprus sebagai langkah antisipasi meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Menurut laporan media Inggris The Times, enam jet tempur siluman F-35B milik Angkatan Udara Kerajaan (RAF) diberangkatkan dari pangkalan RAF Marham di Norfolk menuju RAF Akrotiri pada akhir pekan ini.

Nantinya Jet F-35B akan bergabung dengan armada jet Typhoon yang sebelumnya telah ditempatkan di Akrotiri dan saat ini menjalankan misi pengawasan serta operasi di wilayah Irak dan Suriah.

Bukan tanpa alasan, pasalnya pangkalan RAF Akrotiri dalam beberapa tahun terakhir menjadi aset strategis Inggris di Timur Tengah.

Lokasi ini sebelumnya digunakan untuk operasi militer terhadap kelompok ISIS di Suriah serta untuk mendukung berbagai misi pengawasan regional.

Pemerintah Inggris juga pernah memperkuat kehadiran militernya di Siprus pada tahun lalu, menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel. Saat itu, sekitar 14 jet Typhoon ditempatkan di pangkalan tersebut.

Lewat penggabungan F-35B dengan Typhoon Inggris berupaya meningkatkan fleksibilitas operasional tanpa harus terlibat langsung dalam konflik.

Meski demikian, London menegaskan bahwa mereka tidak akan terlibat langsung dalam serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Pemerintah Inggris menambah bahwa penguatan ini bersifat defensif dan ditujukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan jika situasi di Timur Tengah semakin tidak stabil.

Antisipasi Eskalasi Jika Konflik Meluas

Mengutip dari Cyprus Mail, penguatan militer Inggris terjadi setelah delegasi Amerika Serikat dan Iran menggelar pembicaraan di Oman terkait program nuklir Teheran.

Baca juga: Soroti Soal Fasilitas, Pelatih Timnas Futsal Indonesia: Jelas Iran dan Jepang Lebih Kuat dari Kita

Presiden AS Donald Trump menyebut pertemuan tersebut berjalan “sangat baik” dan membuka peluang untuk melanjutkan negosiasi pada awal pekan depan.

Namun, dibalik optimisme tersebut, Washington tetap mengirimkan sinyal tegas. Trump memperingatkan akan ada “konsekuensi berat” apabila kesepakatan tidak tercapai.

Sebagai bagian dari tekanan tambahan, pemerintah AS juga mengumumkan rencana pemberlakuan tarif sebesar 25 persen terhadap negara-negara yang membeli barang dari Iran.

Di sisi lain, Iran menunjukkan sikap keras terhadap isu pertahanan.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araghchi, menegaskan bahwa program rudal negaranya tidak akan menjadi bahan negosiasi.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved