Senin, 13 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Dua Pesawat Amerika Lepas Landas dari Dua Negara Arab Dekati Perbatasan Iran

Pesawat pengintai anti-kapal selam P-8A Poseidon Angkatan Laut AS, bersama drone MQ-4C Triton Northrop Grumman, berada di dekat perbatasan Iran

tangkap layar CBS/kredit foto: Damon Coulter/SOPA Images/LightRocket/Getty
DEKATI IRAN - Pesawat pengintaian dan patroli maritim multi-misi P-8A Poseidon milik Angkatan Laut AS terlihat terbang di dekat Fasilitas Udara Angkatan Laut di Kanagawa, Jepang, dalam foto arsip tanggal 2 Mei 2020. AS mengerahkan pesawat anti-kapal selam ini ke wilayah perbatasan Iran. 

Dua Pesawat Amerika Lepas Landas dari Dua Negara Arab Dekati Perbatasan Iran
 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah pesawat pengintai P-8A Poseidon milik Amerika Serikat (AS) dilaporkan lepas landas dari Bahrain untuk kedua kalinya dalam beberapa hari terakhir dan terbang di atas Selat Hormuz.

Hal ini bertepatan dengan lepas landasnya pesawat lain milik AS dari Uni Emirat Arab (UEA) yang terbang  di atas Teluk Oman.

Menurut data penerbangan, kantor berita Rusia Ria Novosti melaporkan pengamatan mereka soal keberadaan aset-aset militer AS di kawasan Teluk seiring meningkatnya ketegangan negara tersebut dengan Iran.

Baca juga: Datang ke Washington, Netanyahu Melobi Trump untuk Berperang dan Tidak Bernegosiasi dengan Iran

Lapora menyebut, pesawat pengintai anti-kapal selam P-8A Poseidon Angkatan Laut AS, bersama dengan drone MQ-4C Triton buatan Northrop Grumman, berada di dekat perbatasan Iran pada hari Rabu (11/2/2026).

"Berdasarkan jalur penerbangannya, Poseidon lepas landas dari Bahrain dan berputar di atas Selat Hormuz, sementara drone MQ-4C Triton lepas landas dari Abu Dhabi di Uni Emirat Arab dan terbang di atas Teluk Oman," tulis laporan tersebut dikutip Khaberni, Kamis (12/2/2026).

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari akan menyerang Iran.

AS kemudian mengerahkan kelompok penyerang Kapal Induk USS Abraham Lincoln, ke wilayah tersebut.

Gugus tugas angkatan laut AS yang dikerahkan di lepas pantai Iran ini ini disebut-sebut berkekuatan lebih besar dibandingkan dengan yang sebelumnya dikirim ke pantai Venezuela.

Trump menyatakan bahwa pihak berwenang Iran ingin mencapai kesepakatan mengenai program nuklir mereka, dan hanya mereka yang tahu apakah ada tenggat waktu untuk itu.

JET AS - Jet Marinir Amerika Serikat (AS) mendekati formasi ke Bandara José Aponte de la Torre di Ceiba, Puerto Rico, pada 13 September 2025. AS mengerahkan kekuatan besar di kawasan Karibia dalam dalih perang melawan narkoba dengan targetnya adalah Venezuela.
JET AS - Jet Marinir Amerika Serikat (AS) mendekati formasi ke Bandara José Aponte de la Torre di Ceiba, Puerto Rico, pada 13 September 2025. AS mengerahkan kekuatan besar di kawasan Karibia dalam dalih perang melawan narkoba dengan targetnya adalah Venezuela. (Foto oleh Miguel J. Rodriguez/Angkatan Laut AS)

Skenario Serangan AS Jika Negosiasi dengan Iran Gagal

Menurut laporan di New York Times, Washington mengharapkan Teheran untuk mengambil langkah-langkah tambahan untuk meninggalkan proyek tersebut, termasuk penghentian total pengayaan uranium dan pembatasan produksi rudal balistik.

Pihak berwenang Iran menyerukan dimulainya kembali dialog mengenai isu nuklir berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati.

Surat kabar yang sama mengindikasikan bahwa Amerika Serikat mungkin akan menggunakan berbagai cara, jika negosiasi gagal, seperti melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir dan rudal Iran,

Opsi lain adalah  melakukan operasi militer kilat untuk melemahkan kepemimpinan Iran, atau bahkan melancarkan serangan darat ke wilayah Iran.

Namun, sumber surat kabar tersebut mengklarifikasi bahwa Trump belum memberikan persetujuan akhir untuk salah satu opsi tersebut.

Teheran menegaskan kesiapannya untuk menanggapi setiap upaya serangan oleh Amerika Serikat, meskipun terbatas, dengan menegaskan kalau jangkauan rudalnya cukup untuk mencapai pangkalan-pangkalan Amerika di wilayah tersebut.

 

(oln/ria/khbrn/*)

 

 
 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved