Iran Vs Amerika Memanas
Double Trouble Buat Iran, AS Kini Berkekuatan 180 Pesawat Tempur di Dua Kapal Induk
Dengan kedua kapal induk berada di wilayah Iran, AS kini memiliki kekuatan udara terapung yang terdiri dari hampir 180 pesawat
Double Trouble Buat Iran, AS Kini Berkekuatan 180 Pesawat Tempur di Dua Kapal Induk
TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat sudah mengerahkan Kapal Induk USS Gerald R. Ford untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln di perairan Teluk dekat Iran.
Kehadiran dua kapal induk AS ini menciptakan kekuatan serang besar-besaran yang terdiri dari dua grup serang dari dua kapal induk tersebut.
Baca juga: Trump Konfirmasi Kapal Induk Kedua AS Mengarah ke Teluk, Iran Siaga Tinggi
Hal ini menyusul kegagalan perundingan nuklir dan penembakan jatuh pesawat tak berawak, yang meningkatkan ketegangan di Timur Tengah ke tingkat yang berbahaya.
Dalam apa yang digambarkan sebagai manuver strategis penting dan berbahaya, pemerintah AS telah memerintahkan USS Gerald R. Ford untuk meninggalkan Laut Karibia dan segera menuju Timur Tengah.
Pengerahan ini menambah kelompok serang kapal induk kedua di wilayah tersebut, bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang telah berpatroli di perairan dekat Iran selama lebih dari dua minggu.
Mengapa Sekarang?
Keputusan ini diambil hanya beberapa hari setelah negosiasi diplomatik tidak langsung antara Washington dan Teheran di Oman berakhir tanpa terobosan.
Para pejabat Amerika telah memperingatkan kalau kegagalan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dapat memiliki konsekuensi 'traumatis', yang mendorong eskalasi militer cepat ini untuk menekan kepemimpinan Iran.
Double Trouble Buat Iran
Pengerahan dua kapal induk jelas menjadi masalah ganda bagi pertahanan Iran, jika serangan benar-benar dilakukan AS.
USS Abraham Lincoln (CVN-72), sebuah kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz, sudah berada di lepas pantai Iran.
Kapal ini membawa sayap udara yang tangguh dengan sekitar 90 pesawat, termasuk pesawat tempur siluman F-35C Lightning II dan F/A-18 Super Hornet, yang mampu menyerang jauh ke wilayah musuh.
USS Gerald R. Ford (CVN-78) adalah kapal induk terbaru dan terbesar di Angkatan Laut AS.
Kapal ini dilengkapi dengan Sistem Peluncuran Pesawat Elektromagnetik (EMALS), yang memungkinkan peluncuran jet lebih cepat dan dengan tekanan lebih rendah pada pesawat dibandingkan dengan ketapel uap berusia tua, sehingga meningkatkan tingkat peluncuran pesawat tempur sebesar 33 persen.
Dengan kedua kapal induk berada di wilayah tersebut, AS kini memiliki kekuatan udara terapung yang terdiri dari hampir 180 pesawat sayap tetap dan helikopter.
Kekuatan tembak gabungan ini melebihi total kapasitas angkatan udara banyak negara dan memberi Washington kemampuan serangan sepanjang waktu terhadap target strategis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DI-DEPAN-PINTU-IRAN-Kapal-induk-Amerika-Serikat.jpg)