Konflik Palestina Vs Israel
Yordania Dukung Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Yordania telah berkomitmen mendukung pengiriman pasukan Indonesia untuk menjaga perdamaian di Gaza
“Langkah pertama dari rencana komprehensif ini adalah ceasefire atau gencatan senjata. Setelah itu, diciptakan suasana yang aman dan stabil, baru tahapan-tahapan berikutnya dapat dijalankan. Dan itu juga kemarin sudah disampaikan,” tuturnya.
Indonesia saat ini sedang menyiapkan langkah besar dengan rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza dalam misi perdamaian internasional. Berikut gambaran utamanya:
Rencana Pengiriman Pasukan
- Jumlah pasukan: Indonesia berkomitmen mengirim antara 5.000 hingga 8.000 personel TNI. Ini akan menjadi kontribusi terbesar dan bahkan menjadikan Indonesia negara pertama yang secara konkret menyiapkan pasukan untuk misi perdamaian di Gaza.
- Tujuan misi: Pasukan akan tergabung dalam International Stabilization Force (ISF) dengan mandat utama melindungi warga sipil Palestina dan memberikan bantuan kemanusiaan.
- Latihan dan persiapan: TNI AD sudah mulai melakukan latihan khusus untuk kesiapan misi ini.
Dukungan Internasional
- Yordania: Raja Abdullah II menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Indonesia. Dukungan ini muncul setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Abdullah II di Amman.
- Amerika Serikat: Rencana ISF sendiri merupakan bagian dari inisiatif perdamaian yang digagas Presiden Donald Trump. Indonesia menjadi negara pertama yang menyatakan kesiapan konkret.
Konteks Diplomasi
- Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa pengiriman pasukan bukan untuk operasi militer ofensif, melainkan murni untuk perlindungan warga sipil dan bantuan kemanusiaan.
- Presiden Prabowo menekankan komitmen Indonesia dalam forum internasional, termasuk di Dewan Perdamaian di Washington DC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menlu-Sugiono-soal-pasukan-Indonesia-yang-dikirim-ke-Gaza.jpg)