Konflik Palestina Vs Israel
Yordania Dukung Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Yordania telah berkomitmen mendukung pengiriman pasukan Indonesia untuk menjaga perdamaian di Gaza
Ringkasan Berita:
- Bergabungnya Indonesia dalam pasukan perdamaian Gaza atau International Stabilization Force (ISF) mendapat dukungan dari Yordania.
- Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Yordania telah berkomitmen mendukung pengiriman pasukan Indonesia untuk menjaga perdamaian di Gaza, Palestina.
- Pihak Palestina telah mengetahui keterlibatan Indonesia dalam operasi militer gabungan lintas negara yang bertujuan menstabilkan lingkungan sipil di Gaza.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bergabungnya Indonesia dalam pasukan perdamaian Gaza atau International Stabilization Force (ISF) mendapat dukungan dari Yordania.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Yordania telah berkomitmen mendukung pengiriman pasukan Indonesia untuk menjaga perdamaian di Gaza, Palestina.
Baca juga: KSAD Sebut Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Sesuai Kebutuhan
Hal itu disampaikan oleh Sugiono usai mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Abdullah II di Istana Basman, Amman, Yordania, Rabu (25/2/2026) waktu setempat.
“Intinya adalah bahwa Yordania juga siap memberikan dukungan dan support-nya kepada Indonesia pada saat nanti kita mengirimkan pasukan,” ujar Sugiono.
Baca juga: Soal Rencana Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, TNI Akan Kirim Satuan yang Berpengalaman di UNIFIL
Selain dukungan itu, pertemuan bilateral yang berlangsung antara Indonesia-Yordania juga membahas sejumlah hal teknis terkait militer dengan kesepakatan untuk saling membantu sesuai kebutuhan.
Pertemuan itu sekaligus menindaklanjuti beberapa kerja sama yang telah dibahas saat kunjungan Raja Yordania ke Jakarta beberapa waktu lalu.
“Ada beberapa progres yang berjalan dan akan ada follow-up di beberapa hal yang masih dibutuhkan untuk ditindaklanjuti,” jata Sugiono.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pihak Palestina telah mengetahui keterlibatan Indonesia dalam operasi militer gabungan lintas negara yang bertujuan menstabilkan lingkungan sipil di Gaza atau International Stabilization Force (ISF).
Pihak Palestina yang mengetahui itu adalah Ketua National Committee for Administration of Gaza (NCAG) Ali Shaath ketika menghadiri rapat perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) pada Rabu 19 Februari lalu.
“Palestina sudah hadir di sana, sudah mengetahui dan memahami,” ujar Menlu di Washington, Jumat (21/2/2026), waktu setempat.
Menlu mengatakan Palestina tidak hanya mengetahui melainkan juga memahami rencana apa yang akan dilakukan ISF di Gaza. Termasuk kata dia, memahami maksud dan tujuan Indonesia dalam mengirimkan pasukan ke Gaza.
Baca juga: Menlu Jelaskan Kapan Pasukan Perdamaian RI Berangkat ke Gaza
Sugiono menegaskan Indonesia tidak akan terlibat dalam pelucutan senjata maupun operasi militer ofensif, melainkan fokus pada menjaga stabilitas sipil dan mendukung upaya kemanusiaan.
“Kami juga telah menyampaikan national caveat (pembatasan khusus) kami, jadi semuanya sudah terlihat,” katanya.
Sugiono menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia di BoP, khususnya misi Indonesia di ISF selaras dengan kepentingan Palestina yakni situasi yang aman dan stabil sebagai prasyarat pemulihan dan proses perdamaian di Gaza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menlu-Sugiono-soal-pasukan-Indonesia-yang-dikirim-ke-Gaza.jpg)