Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri
Poin-poin Pertemuan Prabowo-Raja Yordania Soal Konflik Gaza
Presiden Prabowo dan Raja Yordania membahas isu strategis kawasan, khususnya terkait upaya mendorong perdamaian di Gaza.
Penghormatan kepada Presiden Prabowo tersebut tidak terlepas dari kedekatannya dengan Raja Abdullah II.
Hubungan kedua pemimpin sudah terjalin sejak lama tepatnya saat keduanya sama-sama mengikuti pendidikan militer di Fort Benning, Amerika Serikat, pada tahun 1981.
Hubungan personal tersebut semakin erat ketika Prabowo menetap cukup lama di Yordania pasca jatuhnya Presiden Soeharto.
Pada periode akhir 1990-an hingga awal 2000-an, ia mendapat dukungan dari keluarga Kerajaan Yordania, khususnya Raja Hussein, ayah dari Raja Abdullah II.
Presiden Prabowo mengakui bahwa memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Raja Abdullah II.
Ia pernah tinggal di Yordania cukup lama.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menerima kunjungan Raja Abdullah II di Istana Merdeka, Jakarta, pada 14 November 2025.
"Seperti yang Anda ketahui, saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania," kata Prabowo.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa hubungan Prabowo dan Raja Abdullah II bukan sekadar diplomasi antarnegara, melainkan ikatan personal yang sudah terjalin sejak masa muda.
"Hubungan keduanya merupakan hubungan yang lebih dari sekedar hubungan bilateral dan diplomatik kedua negara, tetapi lebih dalam dari itu. Keduanya juga merupakan sahabat lama yang sejak masa mudanya sudah saling mengenal," ujarnya usai mendampingi Prabowo menerima Raja Abdullah II di Istana November lalu.
Sugiono menambahkan, kerja sama militer Indonesia–Yordania telah berlangsung sejak Prabowo masih aktif di TNI.
"Dulu juga waktu bapak presiden masih aktif di tentara selalu melaksanakan kerja sama dan latihan-latihan militer dengan Kerajaan Yordania," ucapnya.