Rabu, 3 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Membara! Ledakan Beruntun Guncang Sejumlah Kota, Internet Lumpuh, Rumah Sakit Siaga Penuh

Ledakan guncang Iran, komunikasi lumpuh dan RS siaga penuh. Teheran ancam balas Israel, dunia waspada eskalasi konflik dan dampaknya ke harga minyak.

Tayang:
Editor: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Ledakan guncang sejumlah kota di Iran. Rudal dilaporkan menghantam Teheran, Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, hingga Lorestan dan Tabriz. Infrastruktur rusak, asap tebal membumbung, dan situasi dinilai mencekam.
  • Komunikasi terganggu, rumah sakit siaga penuh. Layanan telepon seluler di Teheran lumpuh, situs media nasional diserang siber, sementara seluruh rumah sakit dan ambulans disiagakan.
  • Iran ancam balas Israel. Teheran menyiapkan respons besar atas serangan yang disebut melibatkan AS-Israel. 

TRIBUNNEWS.COM - Situasi keamanan di Iran memanas setelah gelombang ledakan mengguncang sejumlah kota besar pada Sabtu (28/2/2026).

Kantor berita Iran, Fars News Agency, melaporkan sedikitnya tiga ledakan besar terdengar di pusat kota.

Beberapa rudal disebut menghantam kawasan strategis di Teheran, Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah. Infrastruktur jalan dilaporkan rusak, sementara titik-titik vital di ibu kota turut terdampak.

Suara dentuman keras terdengar hingga radius tertentu dan kepulan asap tebal terlihat membumbung dari sejumlah lokasi.

Target serangan dilaporkan terus bertambah. Selain kota-kota utama tersebut, wilayah Lorestan dan Tabriz juga disebut menjadi sasaran rudal.

Televisi pemerintah Iran menayangkan gambar asap hitam pekat yang mengepul dari area terdampak, memperlihatkan situasi mencekam di lapangan.

Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada bangunan dan fasilitas umum. Namun memicu gangguan layanan komunikasi di Teheran. Bahkan sambungan telepon seluler di beberapa titik ibu kota tidak dapat digunakan untuk melakukan panggilan.

Mengutip laporan Al Jazeera, terdapat kemungkinan gangguan internet yang lebih luas dalam waktu dekat, seiring meningkatnya intensitas serangan dan potensi serangan siber.

Selain serangan fisik, media Iran juga melaporkan adanya gangguan digital. Kantor berita Tasnim News Agency menyebut sejumlah situs web berita nasional, termasuk milik Islamic Republic News Agency (IRNA), mengalami serangan siber.

Hingga kini, akun Telegram IRNA masih dapat diakses, namun situs resminya belum kembali normal.

Rumah Sakit Iran Siaga

Terkait kondisi korban, belum ada data resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat rangkaian serangan yang terjadi.

Kantor berita Islamic Republic News Agency (IRNA) mengutip sumber di kantor kepresidenan yang menyatakan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dalam kondisi selamat dan tidak mengalami cedera.

Baca juga: AS dan Israel Serang Iran, Ali Khamenei Diungsikan, Teheran Diguncang Ledakan

Di sisi lain, pemerintah bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan bertambahnya korban. Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran memastikan seluruh rumah sakit di berbagai wilayah telah ditetapkan dalam status siaga penuh.

Ambulans dan tenaga medis disebar ke sejumlah titik strategis untuk memastikan penanganan darurat dapat dilakukan dengan segera apabila dibutuhkan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi yang masih berkembang.

Iran Siap Balas Israel

Terpisah, pemerintah Iran menyatakan kesiapannya untuk membalas serangan yang dituding dilakukan Israel di tengah meningkatnya eskalasi militer.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved