Selasa, 21 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pemerintah Indonesia Sesalkan Gagalnya Diplomasi Amerika Serikat-Iran

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan penyesalan mendalam atas kegagalan jalur diplomasi yang berujung pada pecahnya kontak senjata.

Penulis: Igman Ibrahim
Tangkapan layar dari akun X Global Eye
IRAN DISERANG - Serangan AS dan Israel menyasar ibu kota Iran, Teheran, dan beberapa kota lainnya pada Sabtu (28/2/2026). Presiden AS Donald Trump menegaskan serangan dilakukan demi melindungi rakyatnya dari rezim Khamenei. Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam menyusul terjadinya serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran hari ini.  

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam menyusul terjadinya serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran hari ini. 
  • Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan penyesalan mendalam atas kegagalan jalur diplomasi yang berujung pada pecahnya kontak senjata.
  • Sebagai langkah konkret, Indonesia menawarkan peran sebagai mediator antara pihak-pihak yang bertikai.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam menyusul terjadinya serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran hari ini. 

Menanggapi situasi darurat tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung memfasilitasi dialog demi meredam ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Media Israel Klaim Serangan AS dan Zionis ke Iran Tewaskan Komandan IRGC Mohammad Pakpour

Melalui pernyataan resmi di akun media sosial X, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan penyesalan mendalam atas kegagalan jalur diplomasi yang berujung pada pecahnya kontak senjata.

"Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi," tulis pernyataan resmi @Kemlu_RI pada Sabtu (28/2/2026) sore.

Baca juga: Jumlah Korban Serangan Israel Tewaskan 40 Siswa di Sekolah Iran, Semuanya Perempuan

Pemerintah kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara. Indonesia juga menyerukan penyelesaian perbedaan melalui cara-cara damai guna menghindari gangguan stabilitas keamanan dunia.

Sebagai langkah konkret, Indonesia menawarkan peran sebagai mediator antara pihak-pihak yang bertikai.

Presiden Prabowo bahkan menyatakan kesediaan untuk melakukan kunjungan diplomatik langsung ke Teheran jika mendapatkan persetujuan dari kedua belah pihak.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," tegas pernyataan tersebut.

Mengingat peningkatan ketegangan ini berpotensi mengganggu stabilitas kawasan secara luas, pemerintah meminta warga negara Indonesia di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

"WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa pemerintah saat ini tengah memprioritaskan pemantauan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

"Untuk WNI sedang dikoordinasikan," tambahnya.

Baca juga: Hujan Rudal AS-Israel Hantam Iran, Dubes RI Teheran: 329 WNI Terdata dalam Kondisi Aman

Israel Serang Iran

Ledakan besar terdengar di pusat kota Tehran setelah Israel mengumumkan serangan rudal terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Serangan ini memicu penutupan ruang udara Israel dan deklarasi keadaan darurat, di tengah kekhawatiran akan serangan balasan berupa rudal maupun drone dari Iran.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved